Nasional, Batuahnews.id – Kondisi keamanan di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, belakangan ini kurang kondusif. Pasalnya kelompok separatisme bersenjata atau dikenal dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membakar gedung SMK N 1 Oksibil dan menembaki pesawat yang hendak mendarat, Senin (9/1).
Menurut Kapolres Pegunungan Bintang AKBP. Davi Bustomi, pembakaran yang terjadi di SMK N 1 dan penembakan pesawat hampir bersamaan. Dikarenakan lokasi gedung sekolah dan landasan bandara bersebelahan. Kata Bastomi, KKB sudah melarikan diri ke dalam hutan pasca aparat keamanan melakukan patroli langsung dengan kekuatan penuh.
“Tadi saya pimpin langsung patroli dan mereka (KKB) terlihat masuk ke hutan, semoga mereka tidak kembali,” kata Bastomi dikutip Batuahnews.id dari Kompas.com.
Melihat juga kejadian tiga hari lalu, Sabtu (7/1), KKB juga mencegat tukang ojek di dekat SMK N 1 Oksibil dan sempat melepaskan tembakan.
Mengenai identitas pelaku, Kapolres Pegunungan Bintang menyebut, sosok Ananias Atumin yang bertanggung jawab atas kejadian ini.
“Indikasi pelakunya sama, yakni KKB KODAP XXXV Bintang Timur Kabupaten Pegunungan pimpinan Ananias Atimin. Dia masih dibawah komando Ngalum Kupel,” ujar Bastomi.
Bastomi menegaskan, aparat keamanan gabungan terus meningkatkan kesiagaan dan melakukan patroli untuk membuat situasi di Oksibil kembali kondusif.
Sumber : Kompas.com
(Ibnu Afdaldi)

















