Daerah, Batuah-news.id – Tahun anggaran 2026 Pemkab Mukomuko resmi menutup keran pembelian kendaraan dinas. Baik motor maupun mobil dinas, dipastikan tidak akan ada pengadaan baru.
Keputusan ini diambil karena kondisi keuangan daerah masih ketat. Anggaran lebih diprioritaskan untuk hal-hal yang langsung dirasakan warga, terutama infrastruktur dasar.
Kepala BKD Mukomuko Haryanto, SKM, bilang saat ini fiskal daerah belum kuat untuk belanja kendaraan. Pemerintah daerah memilih fokus dulu ke kebutuhan mendesak.
“Tahun 2026 ini dipastikan nihil pengadaan kendaraan dinas, roda dua atau roda empat. Dompet daerah kita masih terbatas,” kata Haryanto.
Menurutnya, Mukomuko masih punya banyak pekerjaan rumah. Jalan rusak, jembatan yang butuh perbaikan, sampai sarana penunjang lain masih jadi PR besar. Itu semua butuh anggaran tidak sedikit.
Karena itu, uang daerah diarahkan ke program prioritas yang dampaknya langsung ke masyarakat. Langkah ini juga jadi bukti Pemkab mau mengelola keuangan secara hemat, efisien, dan tepat sasaran.
“Masih banyak kebutuhan dasar warga yang harus diselesaikan dulu. Bangun jalan, perbaiki jembatan itu lebih penting dibanding beli mobil dinas,” jelasnya.
Tanpa pengadaan kendaraan dinas, Haryanto berharap anggaran bisa lebih maksimal untuk ngebut pembangunan. Kebijakan ini juga bentuk keberpihakan pemerintah di tengah keterbatasan.
Pemkab Mukomuko berkomitmen arahkan setiap rupiah ke program yang benar-benar dibutuhkan rakyat.
“Efisiensi anggaran bukan cuma urusan administrasi. Ini strategi nyata supaya pembangunan jalan terus dan hasilnya bisa dinikmati semua lapisan masyarakat,”pungkasnya.
Andika Dwi Pradipta

















