Daerah, Batuah-news.id – Langkah proaktif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko dalam melobi pemerintah pusat kini membuahkan hasil manis.
Di tengah ketatnya efisiensi anggaran secara nasional, Pemkab Mukomuko sukses mengamankan dana Instruksi Presiden (Inpres) sebesar Rp80 miliar.
Dana segar ini dialokasikan khusus untuk peningkatan infrastruktur jaringan irigasi di wilayah Sayap Kanan dan Sayap Kiri Air Manjunto. Saat ini, proses alokasi anggarannya tengah berjalan di Kementerian PU melalui BWSS VII Bengkulu.
Bupati Mukomuko, Choirul Huda, menegaskan bahwa perbaikan irigasi di Air Manjunto adalah prioritas karena merupakan “urat nadi” bagi ribuan hektare sawah milik warga.
”Alhamdulillah, kerja keras kolektif kita untuk menarik program pusat akhirnya terwujud. Dana Inpres sekitar Rp80 miliar sudah kita amankan untuk membenahi irigasi Air Manjunto,” ungkapnya.
Capaian ini terbilang luar biasa mengingat daerah sedang menghadapi tekanan dari kebijakan efisiensi anggaran nasional serta pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD). Menurut Huda, kuncinya adalah tidak pasif menunggu bantuan di meja kerja.
”Daerah tidak bisa cuma menunggu. Kita harus proaktif membangun komunikasi dan meyakinkan pemerintah pusat bahwa Mukomuko punya potensi besar, terutama dalam menyokong ketahanan pangan nasional,” ungkap Huda.
Dengan adanya perbaikan infrastruktur ini, Bupati berharap produktivitas pertanian di Mukomuko bisa melompat lebih tinggi.
Jaringan irigasi yang stabil akan memudahkan petani dalam mengatur pola tanam, sehingga hasil panen gabah bisa lebih optimal dan kesejahteraan petani meningkat.
Andika Dwi Pradipta

















