Politik, Batuahnews.id – Partai Golkar sepertinya tengah mengalami cuaca extream. Setelah beberapa waktu lalu Airlangga Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar yang juga menjabat Menko saat ini, dipanggil Kejagung terkait ekspor CPO.
Saat ini desas-desus pergantian ketum partai berlambang pohon beringin itupun semakin terang benderang. Muncul nama Luhut Panjaitan Menko Marves, yang digadang-gadangkan untuk mengganti Airlangga.
Saat diwancarai disalah satu stasiun tv, Luhut pun menyatakan siap untuk memimpin partai Golkar tersebut. Namun, Luhut mengajukan syarat. Yaitu, tidak ingin berbentrok dengan pihak manapun, termasuk Airlangga.
“ Banyak yang minta saya untuk memimpin partai tersebut. Cuma saya tidak mau dengan cara tidak fair. Karena kita harus menjaga kestabilan politik, terutama ditubuh internal partai itu sendiri,” ungkap Luhut.
Tanggapan Airlangga juga demikian, dirinya tidak mempermasalahakan siapa saja nanti yang dipercayai untuk memimpin partai Golkar dikemudian hari.
“ Silahkan saja, tapi tunggu 2024. Silahkan nanti dipilih sesuat dengan aturan AD/ART partai,” singkat Airlangga.
(Red)

















