Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Mitos Tuyul; Perilaku Seperti Anak Manusia, Bisa Disuap

Daerah, Batuahnews.id – Belakangan ini masyarakat Kabupaten Mukomuko dihebohkan dengan isu adanya tuyul. Memang sebagian kalangan meyakini adanya makhluk halus yang dikenal kerap mencuri uang ini. Tak ayal, mitos mengenai tuyul sering dikaitkan dengan kegiatan pesugihan.

Dari berbagai sumber, batuahnews.id berhasil merangkum fakta dan mitos tentang tuyul sebagai berikut;

Uang Hilang Secara Misterius

Dilansir dari kumparan.com, jika uang atau perhiasan yang sudah disimpan hilang secara misterius, maka itu adalah perbuatan tuyul. Apalagi jika uang tersebut hilang terus menerus dalam jangka waktu berdekatan.

Mitosnya, tuyul ini memiliki akal yang sedikit. Misal diperintahkan hanya mengambil uang Rp. 50.000. Walaupun ada uang Rp. 100.000 sekali pun, si tuyul tidak akan tertarik mengambil uang tersebut.

Diyakini di Berbagai Negara

Eksistensi tuyul yang kerap digambarkan sebagai makhluk gaib menyerupai anak-anak itu rupanya bukan hanya di Indonesia. Seperti di tulis wartabromo.com, di Thailand, tuyul disebut dengan nama Koman-tong (laki-laki) dan Koman-Lay (perempuan). Termasuk Kamboja, disebut dengan Cohen Kroh. Sementara di Filipina disebut Tiyanak.

Perilaku Menyerupai Anak-anak Manusia Pada Umumnya

Seorang paranormal yang juga mantan prajurit TNI AD, Kol. Notoyudo, meyakini tuyul merupakan janin bayi dalam kasus keguguran, seperti yang diberitakan okezone.com. Konon, beberapa orang yang bisa melihat wujudnya meyakini sikapnya tidak jauh berbeda dengan anak-anak manusia umumnya. Seperti suka berlari, memanjat, bahkan melakukan keisengan.

Bisa Disuap

Paranormal lainnya bernama Rauf Winatakusumah. Menurutnya, tuyul juga memiliki kehidupan seperti layaknya manusia. Menariknya, keterangan Rauf, tuyul ternyata bisa disuap. Pekerjaan sampingan tuyul seperti mencuri uang, mengganggu mesin, hingga memasuki lubang jarum merupakan akibat dari ‘oknum tuyul’ yang mau disuap manusia.

Upah tuyulpun kata Rauf, terbilang mudah. Cukup lemparkan segenggam nasi dan uang ke tempat gelap.

“Sama seperti manusia, ada oknum-oknum tuyul yang suka menyeleweng,” ujar Rauf dikutip okezone.com.

Tidak Bisa Dibuktikan Secara Ilmiah

Mitos tuyul yang kerap membuat heboh masyarakat, ternyata juga diteliti kalangan akademisi. Mereka mencoba membuktikan keberadaan tuyul.

Jacobus Mulyadi, budayawan dari Museum Sonobudoyo Yogyakarta mengaku memang tidak tahu dan tidak bisa membuktikan tuyul itu ada. Ia hanya menunjukkan eksistensi tuyul melalui sejumlah buku yang beredar di masyarakat.

Kemudian mantan Sejarawan Universitas Indonesia (UI) Ong Hok Ham, juga tidak bisa membuktikan. Ia cenderung menyoroti tuyul sebagai gejala kecemburuan sosial antara si kaya dan si miskin.

Sumber: kumparan.com dan okezone.com

(Red)

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *