Daerah, Batuah-news.id – Harga jual tandan buah segar sawit yang anjlok pekan ini jadi bahasan utama dalam pertemuan Pemprov Bengkulu dengan para belasan pimpinan PKS di Mukomuko, Jumat 29/5. Rapat berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Mukomuko.
Pertemuan dipimpin Wakil Gubernur Bengkulu Mian, didampingi Bupati Mukomuko Choirul Huda. Turut hadir Anggota DPR RI Eko Kurnia Ningsih serta belasan pimpinan perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di daerah itu.
Mian menyebut dirinya ditunjuk langsung Gubernur Helmi Hasan untuk mengusut tuntas penyebab harga TBS turun. Untuk itu, Pemprov sudah berkoordinasi dengan Ditjen Perkebunan dan Ditjen Perdagangan Dalam Negeri.
“Saya bersama Asisten II dan Kadis Perkebunan diminta Pak Gubernur mencari kejelasan ke Ditjen Perkebunan dan Ditjen Perdagangan Dalam Negeri. Datanya sudah kami kantongi,” kata Mian.
Dari hasil komunikasi itu, penurunan harga diduga kuat terkait wacana penerapan ekspor satu pintu untuk SDA lewat PT Danantara Sumberdaya Indonesia.
Isu ini sebelumnya juga pernah disinggung Wamentan Sudaryono. Karena aturannya belum jelas dan banyak pengusaha belum paham, harga TBS di tingkat pabrik ikut terdampak.
Usai telekonferensi, Pemprov meminta semua PKS di Mukomuko kembali patuh pada harga acuan daerah. Pada rapat penetapan 13 Mei lalu, harga TBS sudah dipatok Rp3.465/kg sesuai hitungan tim.
“Jadi, harga sawit balik lagi ke ketetapan provinsi. Angka Rp3.465/kg itu hasil analisis, bukan asal patok,” tegas Mian.
Bupati Choirul Huda menilai rapat ini penting biar persepsi pemerintah dan perusahaan selaras. Menurutnya, stabilitas harga di petani hanya bisa dijaga kalau ada kesepakatan bersama.
“Intinya kita satukan pandangan soal gejolak harga TBS, khususnya yang dirasakan petani Mukomuko,” ujarnya.
Rapat ditutup dengan penandatanganan komitmen oleh belasan pimpinan perusahaan sawit. Mereka sepakat membeli TBS petani Rp3.465/kg sesuai aturan Pemprov. Aksi ini disaksikan langsung Wagub Mian, Bupati Choirul Huda, dan aparat kepolisian.
Andika Dwi Pradipta

















