Daerah, Batuah-news.id – Pemerintah Kabupaten Mukomuko mulai mematangkan rencana pembentukan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) sebagai upaya menjaga kelestarian kawasan pesisir dan ekosistem mangrove di daerah tersebut.
Langkah itu dibahas dalam rapat bersama sejumlah instansi terkait di kantor dinas lingkungan hidup (LH) Mukomuko (8/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah turut menyepakati jadwal pembentukan serta pihak-pihak yang akan dilibatkan dalam struktur KKMD.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Mukomuko, Ramdani, mengatakan pembentukan kelompok kerja itu merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah provinsi mengingat Kabupaten Mukomuko termasuk wilayah pesisir yang memiliki ekosistem mangrove cukup luas.
Menurutnya, keberadaan mangrove sangat penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan, terutama di kawasan pantai yang rentan terhadap abrasi dan kerusakan ekosistem.
“Dalam rapat tadi sudah dibahas terkait waktu pembentukan KKMD serta tim yang nantinya akan terlibat. Harapannya, setelah kelompok kerja ini terbentuk, pengelolaan dan perlindungan mangrove di Mukomuko bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, PLT Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mukomuko, Jajat Sudrajat, menyebut kondisi hutan mangrove di sejumlah wilayah pesisir Mukomuko saat ini sudah mengalami penurunan kualitas.
Ia mengatakan, sebagian kawasan mangrove bahkan telah mengalami degradasi akibat faktor alam maupun aktivitas manusia yang kurang memperhatikan kelestarian lingkungan.
“Kondisi mangrove kita memang sudah banyak yang terdegradasi. Karena itu perlu ada langkah bersama agar kawasan pesisir ini tetap terjaga,” katanya.
Di sisi lain, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Mukomuko menilai keberadaan KKMD nantinya diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor dalam program pelestarian mangrove.
Selain menjaga lingkungan pesisir, pembentukan kelompok kerja tersebut juga diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan program rehabilitasi mangrove secara berkelanjutan di Kabupaten Mukomuko.
“Dengan terbentuknya KKMD nantinya, pemerintah berharap upaya perlindungan dan pemulihan kawasan mangrove di Kabupaten Mukomuko dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.”ungkapnya.
Andika Dwi Pradipta

















