Daerah, Batuah-news.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Mukomuko mulai mendata warga yang tinggal di wilayah rawan bencana.
Pendataan ini dilakukan sebagai langkah awal menyusun dokumen kebencanaan tahun 2026.
Untuk tahap awal, petugas menyasar lima wilayah. Masing-masing adalah Kelurahan Bandar Ratu, Kelurahan Pasar Mukomuko, Desa Ujung Padang, Desa Tanah Rekah, dan Desa Pondok Batu.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mukomuko Ruri Irwandi mengatakan, kegiatan ini penting agar pemerintah punya data akurat soal jumlah warga yang berpotensi terdampak bencana, khususnya banjir.
“Kita kumpulkan data secara bertahap. Nanti dari data itu akan terlihat berapa jumlah penduduk di setiap wilayah yang masuk kategori rawan dan pernah terdampak banjir atau bencana lainnya,” ungkap Ruri.
Menurutnya, dokumen hasil pendataan ini nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan program mitigasi dan penanganan darurat. Dengan begitu, bantuan dan langkah antisipasi bisa lebih tepat sasaran.
Ruri menambahkan, proses pengumpulan data akan terus berlanjut ke wilayah lain setelah lima lokasi awal selesai.
Ia berharap masyarakat bisa bekerja sama dan memberikan informasi yang dibutuhkan petugas di lapangan.
“Kita ingin memastikan tidak ada warga yang terlewat dalam pendataan. Data yang valid itu kunci supaya penanganan bencana ke depan bisa lebih cepat dan terarah,” tutupnya.
Andika Dwi Pradipta

















