Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow

Berpotensi Tumbang di Pilkada 2024, Sapuan Bupati Mukomuko Diujung Tanduk

OpiniPolitik, Batuahnews.id – Menurut survey “Ota Lepau” yang dilakukan oleh tim Batuahnews.id baru-baru ini, khususnya di Kecamatan Kota Mukomuko. Sudah hampir dipastikan Sapuan Bupati Mukomuko, kehilangan suara diangka 60-70 persen.

Hal ini bukan tanpa alasan kuat. Salah satunya adalah, kurangnya kepercayaan publik atas pemerintahan Sapuan-Wasri Bupati dan Wakil Bupati saat ini. Efek dari Nepotisme secara terang-terangan.

Seluruh jabatan strategis dikuasai oleh keluarga istana (Bupati). Tentu hal ini dianggap tidak profesional, seperti yang dijanjikan dimasa kampanye Pilkada 2019 lalu. Selain itu, tidak adanya perubahan secara signifikan baik dari segi pembangunan infratruktur, ekonomi, pertanian, dan lainnya.

Juga ada beberapa kasus yang menyeret ASN hingga berujung dipecat. Bahkan adik kandung Bupati Mukomuko berinisial “S” juga disebut-sebut dalam beberapa kasus. Seperti Bansos BPNT dan terkait izin usaha kuari. Beberapa oknum keluarga lainnya juga diduga ikut mengintervensi, terlibat dalam penyusunan pejabat disetiap mutasi.

Bahkan ada mobil dinas diplat hitamkan, diduga digunakan untuk kepentingan pribadi oleh salah satu oknum keluarga Bupati beberapa waktu lalu. Bahkan mobil tersebut pernah terjaring razia, hingga sopirnya hampir menabrak petugas saat itu.

Inilah beberapa alasan kenapa kemungkinan Sapuan akan kehilangan suara di Kecamatan Kota Mukomuko, mencapai 70 persen. Bahkan tidak sedikit masyarakat juga mempermasalahkan pelayanan publik. Seperti carut marutnya pelayanan RSUD Mukomuko saat ini.

Tidak sedikit masyarakat ditolak untuk berobat menggunakan BPJS. Selain itu ketersediaan obat pun juga jadi masalah. Bahkan beberapa waktu lalu RSUD juga sempat digeledah oleh pihak Kejari. Terkait kasus utang obat dari tahun 2016-2021.

Muncul nama, yang berpotensi menjadi lawan sengit Sapuan, di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang. Nama ini masih mengacu kemantan Bupati Mukomuko, periode 2015-2019, yaitu Choirul Huda yang juga rival Sapuan pada Pilkada 2019 lalu.

Nama Choirul Huda masih sangat melekat saat ini ditengah masyarakat, khususnya Kota Mukomuko dan didapil lainnya. Secara finansial serta elektabilitas, Choirul Huda lah yang setara untuk melawan incumbent.

Apa lagi jika sempat Choirul Huda berpasangan dengan M Ali Saftaini Ketua DPRD Mukomuko saat ini. Pasangan Choirul Huda-M Ali Saftaini diyakini, berpotensi memenangkan Pilkada yang akan digelar pada November 2024 mendatang.

Mengapa M Ali Saftaini? Jawaban rata-rata dari pemilih generasi milenial hingga generasi Z yang melek politik. Sosok M Ali Saftaini memiliki karakter yang sama dengan Choirul Huda.

Dekat dengan rakyat, juga kemampuan di pemerintahan juga sudah cukup matang. Dengan sudah menduduki tiga periode kursi legislatif, hingga saat ini berhasil menduduki puncak kepemimpinan dilembaga tersebut, yaitu Ketua DPRD Mukomuko.

Secara elektabilitas, M Ali Saftaini juga sudah merata dikenal di Kabupaten Mukomuko. Maka, pasangan Choirul Huda-M Ali Saftaini ini, akan menjadi duet raksasa serta sangat berpeluang menangkan Pilkada mendatang.

Tinggal lagi masalah partai yang akan menjadi pengusungnya. Karena Choirul Huda dan M Ali Saftaini ini, sama-sama dari partai Golkar. Sementara syarat pencalonan, minimal mendapat dua perahu (Partai), dengan lima kursi di legislatif.

Ibnu Afdaldi

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *