Nasional, Batuahnews.id – Hari Raya Iduladha 2026 sudah di depan mata. Saat ini, masyarakat mulai sibuk berburu hewan kurban terbaik untuk disembelih pada hari raya nanti.
Namun, memilih hewan kurban tentu tidak boleh asal pilih atau sekadar melihat ukurannya yang besar. Ada sederet kriteria dan syarat syariat Islam yang wajib dipenuhi agar ibadah kurban kita sah dan bernilai pahala.
Selain urusan keabsahan agama, memastikan hewan dalam kondisi sehat juga menjadi kunci agar daging yang dibagikan nanti benar-benar layak konsumsi, higienis, dan membawa manfaat bagi sesama.
Beredar panduan resmi dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian RI, berikut adalah tips dan panduan lengkap dalam memilih hewan kurban yang tepat untuk Iduladha tahun ini.
Syarat Mutlak Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat
Sebelum bertransaksi di lapak pedagang, pastikan Anda mengecek empat poin krusial berikut ini:
1. Usia Hewan Sudah Cukup Umur
Faktor umur adalah syarat utama. Jangan sampai membeli hewan yang terlalu muda. Batasan minimalnya adalah:
Sapi: Minimal sudah menginjak usia 2 tahun.
Kambing/Domba: Minimal berusia 1 tahun atau ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap (sudah poel atau tanggal gigi susunya).
2. Sehat dan Bebas Penyakit
Hewan yang akan dikurbankan harus dalam kondisi prima dan tidak membawa penyakit menular. Anda bisa melihatnya dari tanda fisik yang tampak, seperti gerakannya yang aktif, nafsu makan yang baik, tidak lesu, suhu tubuh normal (tidak demam), serta kulitnya bersih tanpa luka luar yang mencurigakan.
3. Fisik Sempurna (Tidak Cacat)
Hindari memilih hewan yang memiliki cacat fisik kasat mata. Syariat melarang berkurban dengan hewan yang buta (meski hanya sebelah mata), pincang saat berjalan, tubuhnya kurus kering hingga kelihatan tulang, telinganya rusak parah, atau bagian ekornya terpotong/rusak berat.
4. Postur dan Kondisi Fisik yang Baik
Pilihlah hewan dengan postur tubuh yang proporsional agar persentase dagingnya optimal. Ciri-cirinya bisa dilihat dari badannya yang berisi, bulunya bersih dan mengilap, tatapan matanya cerah, serta tampak segar saat berdiri.
Mengenal Jenis Sapi Unggulan untuk Kurban
Di Indonesia, ada beberapa jenis sapi yang paling sering diburu oleh para pekurban karena keunggulannya masing-masing:
Sapi Bali: Menjadi primadona karena serat dagingnya yang halus. Bobot dewasanya berkisar antara 300–500 kg dengan persentase karkas (daging dan tulang tanpa jeroan/kepala) mencapai 50–55 persen.
Sapi Limousin: Terkenal dengan tubuhnya yang raksasa dan padat. Bobotnya bisa mencapai 600–1.000 kg dengan hasil karkas yang tinggi sekitar 55–60 persen.
Sapi Simental: Mirip dengan Limousin, sapi ini memiliki pertumbuhan yang sangat cepat dengan bobot dewasa antara 600–900 kg dan karkas sekitar 55–60 persen.
Sapi PO (Peranakan Ongole): Sapi lokal yang sangat populer dan adaptif. Bobot dewasanya berada di angka 400–600 kg dengan hasil karkas sekitar 45–50 persen.
Sapi Brahman: Sapi yang punya punuk khas ini sangat tahan terhadap cuaca panas. Bobotnya berkisar antara 500–800 kg dengan persentase karkas 50–55 persen.
Pilihan Kambing dan Domba Berkualitas
Bagi Anda yang berniat berkurban kambing atau domba, berikut varietas unggulan yang bisa dipertimbangkan:
Varietas Kambing:
Kambing Kacang: Kambing lokal yang mungil namun lincah, berbobot sekitar 25–35 kg dengan karkas 40–45 persen.
Kambing Etawa (PE): Memiliki postur tinggi besar dengan bobot 40–70 kg. Menghasilkan karkas sekitar 45–50 persen, jauh lebih banyak dari kambing biasa.
Kambing Boer: Merupakan jenis kambing pedaging premium. Bobot dewasanya bisa mencapai 70–100 kg dengan karkas tebal sekitar 50–55 persen.
Kambing Boerka & Jawarandu: Dua jenis ini memiliki bobot rata-rata 35–60 kg dengan persentase karkas berkisar antara 45–50 persen, sangat pas untuk kurban personal.
Varietas Domba:
Domba Garut: Terkenal dengan tubuhnya yang kekar dan dagingnya yang padat. Bobotnya bisa berkisar 60–90 kg dengan karkas mencapai 45–50 persen.
Domba Ekor Gemuk & Ekor Tipis: Dua varian lokal ini memiliki bobot antara 30–60 kg. Khusus untuk ekor gemuk, terdapat cadangan lemak yang cukup tinggi sehingga memberikan rasa gurih tersendiri pada dagingnya.
Domba Merino & Dorper (Adaptasi Lokal): Menjadi pilihan modern dengan pertumbuhan yang relatif cepat. Bobot dewasanya bisa menyentuh 60–90 kg dengan hasil daging yang tebal dan sangat diminati pasar.
Satu Kambing untuk Satu Keluarga, Bagaimana Hukumnya?
Pertanyaan ini kerap muncul di tengah masyarakat menjelang hari raya: Bolehkah satu ekor kambing diniatkan untuk satu keluarga?
Berdasarkan pandangan mayoritas ulama, secara hukum asal, satu ekor kambing atau domba hanya sah digunakan sebagai kurban atas nama satu orang saja.
Namun, Anda tidak perlu khawatir. Orang yang berkurban tersebut diperbolehkan (bahkan sangat dianjurkan) untuk menyertakan pahala kurbannya bagi anggota keluarga yang tinggal serumah, termasuk diniatkan untuk keluarga yang sudah mendahului kita. Dengan begitu, satu keluarga tetap bisa merasakan keberkahan dari ibadah kurban tersebut.
Andika Dwi Pradipta

















