Daerah, Batuah-news.id – Pembangunan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Desa Dusun Baru V Koto, Kecamatan Air Dikit, jadi sorotan.
Pasca dibangunnya Pamsimas tersebut di tahun anggaran 2024 lalu, hingga saat ini belum dapat dimanfaatkan oleh warga setempat.
Padahal besar harapan dengan dibangunnya Pamsimas ini, dapat memenuhi kebutuhan dasar air bersih yang sangat dibutuhkan warga.
Merespon laporan dari warga desa setempat, Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP. K-P-K) Mukomuko, akan melakukan investigasi.
Dijelaskan oleh Sekretaris Jenderal LP. K-P-K Mukomuko, Ringgo Dwi Septio. Pihaknya akan intruksikan divisi investigasi untuk turun cek kebenaran laporan tersebut.
” Kami baru menerima laporan salah seorang warga setempat, dalam waktu dekat kami akan turunkan divisi investigasi untuk crosscheck,” ungkap Ringgo.
Diketahui pembagunan Pamsimas di desa tersebut pada tahun anggaran 2024 mengucurkan dana sebesar Rp 253.354.000.
Dan di lanjut tahun anggaran 2025, juga ada informasinya pemerintah desa alokasikan anggaran sebesar Rp 90.521.000.
” Kami kira alokasi anggaran yang cukup besar ini tidak memberi manfaat bagi warga desa. Maka tidak menutup kemungkinan biar Aparat Penegak Hukum yang memiliki otoritas yang melakukan penyelidikan setelah nanti kita masukkan laporannya,” imbuhnya.
Sementara warga desa yang enggan disebutkan namanya ini, mengungkapkan prihatin terhadap permasalahan ini.
Karena anggaran yang begitu besar dialokasikan yang harusnya dapat memberi manfaat, ternyata tak sesuai harapan warga setempat.
” Kami berharap LP. K-P-K Mukomuko dapat membantu kami untuk menyelesaikan permasalahan ini. Kami sepakat, agar permasalahan ini diteruskan kepada penegak hukum,” tutupnya.
Andika Dwi Pradipta

















