Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Hasil Produksi Gabah di Mukomuko ‘Bocor’, Begini Penjelasan Distan

Daerah, Batuahnews.id – Produksi gabah di Kabupaten Mukomuko tercatat rata-rata mencapai 30 ribu ton GKG pertahun. Sementara pasokan beras di daerah ini didominasi dari Provinsi Lampung. Gabah yang diproduksi petani diduga ‘bocor’ ke luar daerah.

Sekretaris Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko Elxandi Putra Ultria, S.TP., MEc., Dev., menerangkan, kondisi tersebut dipengaruhi berbagai faktor. Salah satunya adalah sektor pengolahan pasca panen gabah di Mukomuko masih minim. Baik dari sisi jumlah maupun kapasitas dan teknologi pengolahan.

“Rata-rata petani kita, setelah panen langsung dijual ke toke atau tengkulak. Hanya sebagian saja disimpan untuk kebutuhan pangan keluarga petani,” jelas Elxandi.

Menurutnya, pemerintah daerah tengah mencari jalan keluar persoalan ini. Salah satu solusi yang mencuat yakni revitalisasi rice milling milik pemerintah daerah yang sudah lama terbengkalai.

“Kita punya RPC (Rice Processing Complex) di Kecamatan V Koto. Memang sekarang kondisinya itukan belum bisa dioperasikan karena terletak di lokasi padat penduduk,” bebernya.

Saat ini pemerintah tengah mencari lokasi baru untuk memindahkan RPC tersebut. Diharapkan nantinya pabrik pengolahan gabah itu mampu menyerap hasil panen petani. Selain itu, akses mobilisasi hasil panen yang relatif dekat juga diharapkan mampu menjaga stabilitas harga gabah petani nantinya.

(Red)

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *