Daerah, Batuahnews.id – Waka l DPRD Mukomuko, Wisnu Hadi meminta kepada masyarakat yang mampu untuk selalu melakukan pengawasan terhadap Gas elpiji 3 kilogram.
Hal tersebut sebagai mana agar tidak terjadinya kelangkaan Gas elpiji 3 kilogram.
Dimana kabarnya banyaknya keluhan dari masyarakat terkait dengan langkanya Gas elpiji 3 Kilogram, padahal ketersediaan gas subsidi 3 kilogram yang dipasok oleh pihak Pertamina ke kabupaten Mukomuko ini sangat mencukupi.
“Tentunya gas LPG 3 kg ini tidak langka, akan tetapi warga yang dikategorikan mampu, dimana mereka juga ikut serta menggunakan gas elpiji 3 kg ini,” kata Wisnu.
Lanjutnya, pihaknya berharap untuk masyarakat yang mampu nantinya bisa menggunakan gas yang non subsidi sehingga kelangkaan gas 3 kg ini bisa stabil serta sesuai diperuntukkan.
“Untuk warga yang mampu silahkan menggunakan gas yang non subsidi 15 kg,”kata Wisnu.
Menurut Damsir, untuk gas elpiji 3 kilogram ini kalau digunakan oleh masyarakat yang kurang mampu ini sangat cukup, tetapi masyarakat yang mampu juga menggunakan gas elpiji 3 kg, dan akan membuat kelangkaan.
“Gas LPG 3 kg ini sangat cukup, akan tetapi masyarakat yang mampu juga menggunakan gas elpiji tentu akan membuat kelangkaan,” ungkap Wisnu.
Diketahui untuk pangkalan di kabupaten Mukomuko sebanyak 250 pangkalan, dan juga untuk melakukan pengawasan terhadap gas LPG 3 kg ini, Disperindag Mukomuko berkolaborasi dengan pihak dari perwakilan polres, PT Gresik dan agen PT CBL.
Kemudian juga, untuk distribusi gas LPG 3 Kg yang masuk dari PT CBL dan PT Gresik lebih kurang 4000 tabung.
Andika Dwi Pradipta/Adv

















