Daerah, Batuahnews.id – Pemkab Mukomuko beberapa waktu lalu sudah melakukan pelatihan untuk tenaga laboratorium di Dinas Lingkungan Hidup Mukomuko.
Laboratorium ini nanti juga akan dijadikan UPTD, dimana seluruh kelengkapan laboratorium pun sudah lengkap dan siap dioperasikan.
Laboratorium yang dimiliki Pemkab Mukomuko ini diutamakan untuk dapat mengecek kadar limbah B3 diseluruh pabrik CPO yang ada.
Karena selama ini untuk pengecekan limbah pabrik yang berasal dari Mukomuko harus dibawa ke Bengkulu untuk uji laboratoriumnya.
Menyiasati hal tersebut, karena Pemkab juga memiliki laboratorium dan peralatan yang cukup memadai, juga untuk menambah sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD.
Maka sudah bisa dipastikan pada akhir bulan Desember 2024 ini pihak Pemkab akan launching laboratorium ini.
” Kita rencananya bekerjasama dengan perusahaan Labindo Banten. Target kita akhir tahun ini laboratorium ini sudah bisa dioperasikan,” terang Bupati Mukomuko, Sapuan.
Dilanjutkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mukomuko, Budiyanto. Bahwa sebelumnya mereka sudah mengajukan kerjasama dengan perusahaan Labindo tersebut.
Pihak perusahaan Labindo Banten pun juga sudah turun langsung mengecek seluruh kesiapan pengoperasian yang direncanakan mulai akhir tahun 2024 ini.
” Tentu kita berterima kasih sekali kepada pihak Labindo Banten. Kita sangat apresiasi dengan telah bersedianya mereka untuk membantu kita dalam hal pengoperasian laboratorium ini,” sambungnya.
Harapan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mukomuko, Budiyanto kedepan laboratorium ini dapat difungsikan secara optimal, untuk kebutuhan pengecekan limbah setiap perusahaan yang ada.
Karena ini menyangkut lingkungan, maka pemerintah wajib memastikan seluruh limbah tidak memberi dampak ke masyarakat terutama lingkungan.
” Selain untuk memastikan limbah diseluruh perusahaan yang ada di Mukomuko aman bagi lingkungan kita, juga ini dapat menciptakan sumber baru dalam PAD kita kedepan,” tutupnya.
Andika Dwi Pradipta

















