Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow

Ini Jumlah KPPS yang Meninggal Dunia

Nasional, Batuahnews.id-Telah usai pelaksanaan pemungutan suara, dimana dalam menyukseskan serta agar pemungutan suara bisa berjalan dengan lancar tentu perlunya membentuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024.

Dimana KPPS ini merupakan salah satu yang bertugas saat pemungutan suara di TPS pada 14 Februari 2024.

Akan tetapi, adapun puluhan petugas KPPS, perlindungan masyarakat, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), yang meninggal dunia saat telah melaksanakan tugasnya.

Dimana menurut data Kemenkes sebanyak 57 petugas pemilu dinyatakan meninggal dunia.

Adapun kematian tersebut terdiri dari 29 anggota KPPS, 10 anggota Linmas, sembilan saksi, enam petugas, dua panitia pemungutan suara, serta satu anggota Bawaslu.

Dimana untuk usia, empat petugas berusia 17-20 tahun, tujuh petugas berusia 21-30 tahun, delapan petugas berusia 31-40 tahun, 18 petugas berusia 41-50 tahun, 15 petugas berusia 51-60 tahun, dan lima petugas berusia di atas 60 tahun.

Adapun penyebab kematian tertinggi para petugas adalah penyakit jantung (13 kejadian), kecelakaan (8 kejadian), gangguan pernapasan akut (ARDS), dan hipertensi, masing-masing sebanyak lima kejadian.

Dan juga penyakit serebrovaskular sebanyak empat kejadian, kegagalan multiorgan dan syok septik masing-masing sebanyak dua kejadian, serta sesak nafas, asma, dan diabetes melitus, masing-masing sebanyak satu kejadian.

Untuk itu ini daftar angka kematian tertinggi ditemukan di Jawa Barat (13), Jawa Timur (12), Jawa Tengah (11), dan DKI Jakarta (6).

Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Banten, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, masing- masing ada dua petugas meninggal.

Dan di Riau, Sumatra Barat, DI Yogyakarta, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, masing-masing ada petugas meninggal.

Disamping itu juga sebanyak 8.381 petugas pemilu dirawat dengan pasien terbanyak yaitu anggota KPPS (4.281 orang), kemudian Panitia Pemungutan Suara (PPS) sebanyak 1.040 orang, dan petugas sebanyak 1.034 orang.

Saksi sebanyak 707 orang, anggota Linmas sebanyak 694, anggota Bawaslu sebanyak 381, dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sebanyak 244 orang.

Adapun rata-rata para pasien tersebut dirawat karena mengidap berbagai penyakit, seperti penyakit pada kerongkongan, lambung dan usus 12 jari, hipertensi, infeksi saluran pernafasan bagian atas akut, gangguan jaringan lunak, radang paru-paru, infeksi usus, dan penyakit telinga bagian dalam.

Andika Dwi Pradipta

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *