Daerah, Batuahnews.id – Bukan kali pertamanya terjadinya perubahan signifikan warna air sungai Serik, di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lubuk Pinang ini. Kuat dugaan sungai ini telah tercemar oleh limbah salah satu pabrik sawit, yang berada dikawasan tersebut.
Padahal sungai ini merupakan satu-satunya sumber air bersih bagi warga setempat. Untuk mencuci dan mandi. Karena sudah tercemar bagini, maka warga sangat kesulitan mendapatkan air bersih.
Hal ini dibenarkan warga setempat, Ari Santoso, bahwa anak sungai Serik yang dekat dengan pemukiman ini, sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi oleh warga, karena air sungai berubah menjadi hitam. Menurutnya ini sudah kedua kalinya air sungai berubah warna tak lazim seperti ini.
‘’ Kami belum tahu pasti apakah itu limbah atau bukan, yang jelas warga sudah tidak nyaman dengan kondisi air sungai seperti saat ini yang berwarna hitam,’’ ujar Ari, Minggu (23/7).
Lebih lanjut Ari menyampaikan, sebelum berdirinya pabrik kelapa sawit milik PT USM ini, air sungai jernih dan sering digunakan masyarakat untuk melaksanakan kegiatan sehari-hari baik mandi, mencuci bahkan airnya juga untuk dikonsumsi.
Namun sejak berdirinya pabrik kelapa sawit milik perusahaan tersebut, air sungai berubah menjadi hitam, sehingga warga tidak berani menggunakan air sungai untuk kegiatan sehari-hari.
‘’ Kami berharap instansi terkait untuk turun langsung kelapangan menanggapi apa yang kita alami. Ini kedua kalinya warga setempat mengeluh, meskipun air sungai sudah lama berubah menjadi hitam dan berbau. Sedangkan kontribusi dari perusahaan ini sendiri tidak ada untuk desa penyangga,’’ pungkas Ari.
(Red)

















