Daerah, Batuahnews.id – M Ali Saftaini Ketua DPRD Mukomuko, Selasa (11/4) kunjungi dua Puskesmas. Yaitu Puskesmas Kota Mukomuko, dan Puskesmas XIV Koto. Memastikan setiap Puskesmas terapkan penanganan stunting sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Selain itu, sekaligus mengecek seluruh fasilitas Puskesmas. Beberapa aspirasi juga dicurahkan oleh pihak Puskesmas, terutama tenaga honorer.
Disampaikan M Ali Saftaini, bahwa dalam kunjungannya ini, dipicu karena adanya peningkatan kasus stunting. Seperti di Kecamatan Kota Mukomuko, sudah ada 9 kasus.

“ Kita ingin dalam penangan kasus stunting ini, serius. Langkah pencegahan melalui edukasi kemasyarakat juga sangat penting. Maka dari itu, saya melakukan kunjungan dibeberapa puskesmas, pastikan penanganan dan pelayanan sudah sesuai SOP,” ungkap Ketua DPRD Mukomuko.
Dilanjutkannya, adapun untuk angka kasus stanting di Puskesmas di XIV Koto untuk tahun 2022, cukup tinggi, yaitu sebanyak 78 kasus. Untuk tahun 2023 ini, sudah ada 50 kasus.
“ Angka saat ini juga cukup tinggi, kita berharap pemerintah daerah harus ada langkah konkrit untuk melakukan penanganan serta pencegahan,” sambungnya.

Sementara, Bustam Bustomo Kepala Dinas Kesehatan Mukomuko, juga akan memaksimalkan kemampuan untuk menekan jumlah kasus. Pihaknya bersama istansi terkait lainnya, akan memaksimalkan pencegahan.

“Terima kasih sebelumnya untuk pak Ketua DPRD Mukomuko, kami akan memaksimalkan penanganan stunting di Mukomuko. Tentunya akan berkolaborasi dengam seluruh istansi terkait lainnya,” demikian Bustam.
(Andika Dwi Pradipta/ Adv)

















