Daerah, Batuah-news.id – Antusiasme warga Kabupaten Mukomuko untuk menunaikan ibadah kurban pada Hari Raya Idul Adha 2026 ini terbilang sangat tinggi.
Berdasarkan pendataan sementara, tercatat sudah ada 1.481 ekor hewan kurban yang siap disembelih pada momentum lebaran haji tahun ini.
Angka tersebut berhasil dihimpun oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mukomuko lewat laporan berkala yang dikirimkan oleh seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di tiap kecamatan.
Jika dibedah secara rinci, stok hewan kurban tersebut didominasi oleh sapi sebanyak 1.162 ekor, disusul kambing sebanyak 253 ekor, dan kerbau sebanyak 66 ekor.
Kepala Kantor Kemenag Mukomuko, H. Widodo, S.Hi, MAP, menjelaskan bahwa grafik angka tersebut masih bersifat dinamis. Menurutnya, jumlah ini diprediksi kuat bakal terus merangkak naik mengingat hari pemotongan yang semakin dekat.
“Ini baru laporan sementara yang masuk dari KUA se-Kabupaten Mukomuko. Mengingat pelaksanaan Idul Adha masih beberapa waktu lagi, peluang bertambahnya jumlah hewan kurban di tengah masyarakat masih sangat besar,” ujar H. Widodo.
Melihat peta sebarannya di wilayah Mukomuko, Kecamatan Penarik kembali mengukuhkan posisinya sebagai daerah dengan jumlah hewan kurban paling melimpah tahun ini, yaitu menyentuh angka 249 ekor.
Grafik ini menjadi cerminan nyata dari tingginya kesadaran dan partisipasi masyarakat setempat dalam menyemarakkan ibadah kurban.
Posisinya kemudian dibayangi oleh beberapa kecamatan lain yang juga mencatatkan angka cukup signifikan. Di antaranya adalah:
Kecamatan Lubuk Pinang: 153 ekor
Kecamatan Kota Mukomuko: 139 ekor
Kecamatan Air Manjunto: 126 ekor
Kecamatan XIV Koto: 114 ekor
Kecamatan Sungai Rumbai: 113 ekor
Sementara itu, untuk wilayah kecamatan lainnya, grafik laporan hewan kurban bergerak di angka puluhan. Mulai dari Kecamatan Pondok Suguh dengan 96 ekor, disusul Air Rami (75 ekor), Teras Terunjam (70 ekor), V Koto (62 ekor), serta Air Dikit (61 ekor).
Sedangkan untuk tiga wilayah dengan laporan paling buncit sejauh ini ditempati oleh Kecamatan Teramang Jaya dengan 50 ekor, Malin Deman sebanyak 36 ekor, dan terakhir Kecamatan Selagan Raya dengan total 33 ekor.
H. Widodo menambahkan, pihak Kemenag lewat petugas di lapangan akan terus memantau pergerakan data ini sekaligus berkoordinasi terkait kelayakan fisik hewan kurban.
Langkah ini diambil demi memastikan seluruh proses ibadah masyarakat berjalan lancar, aman, dan sesuai syariat.
“Kami mengapresiasi tingginya kepedulian sosial warga Mukomuko tahun ini. Semoga semangat berkurban ini tidak hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga membawa berkah dan mempererat tali silaturahmi antar-sesama di daerah kita,” pungkas Widodo.
Andika Dwi Pradipta

















