Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

149 Desa di Mukomuko Mulai Bangun Gerai KDKMP, Tinggal Satu Titik Belum Dikerjakan

Daerah, Batuah-news.id – Proyek ambisius pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Mukomuko kini tengah memasuk babak baru.

Berdasarkan pantauan di lapangan, proyek yang tersebar di hampir seluruh penjuru kabupaten ini menunjukkan progres yang sangat positif.

Dari total 150 desa dan kelurahan yang ada, sebanyak 149 titik atau sekitar 98,9% di antaranya sudah mulai dikerjakan.

Hal ini menandakan komitmen kuat pemerintah daerah dan pihak terkait dalam mewujudkan pusat ekonomi kerakyatan.

Progres Fisik dan Target Penyelesaian
Komandan Kodim (Dandim) 0428/Mukomuko, Letkol Inf Yokki Firmansyah, memaparkan bahwa dinamika pembangunan di lapangan berjalan cukup dinamis.

“Dari 149 titik yang tengah berjalan, sebanyak 43 gerai sudah tuntas 100 persen. Secara keseluruhan, jika kita akumulasikan, progres fisik bangunan di lapangan sudah menyentuh angka 50 hingga 60 persen,” terang Letkol Yokki.

Meskipun sebagian besar sudah berjalan, masih tersisa satu ganjalan di Desa Pondok Baru, Kecamatan Selagan Raya.

Desa ini menjadi satu-satunya titik yang belum memulai konstruksi fisik. Namun, Letkol Yokki memastikan hal tersebut hanya masalah teknis administratif.

“Hanya tinggal satu desa lagi yang belum mulai karena masih dalam tahap finalisasi pencarian lahan. Targetnya dalam hitungan hari masalah lahan ini tuntas dan pengerjaan bisa langsung dipacu,” tambahnya.

Harapan Menjadi Pusat Ekonomi Baru
TNI, yang dalam hal ini bermitra dengan PT Agrinas Pangan, terus mendorong agar seluruh proyek selesai tepat waktu sebelum tahun 2026 berakhir.

Tidak hanya sekadar mengejar tenggat waktu, kualitas bangunan juga menjadi sorotan utama.

Para kepala desa diharapkan tidak hanya berpangku tangan. Mereka diminta untuk lebih sering turun ke lapangan demi memastikan setiap detail bangunan sesuai dengan rencana awal.

Pengawasan yang melekat dianggap sebagai kunci agar kendala sekecil apa pun bisa segera dicarikan solusinya.

Tujuan besar dari program ini adalah:
Kemandirian Ekonomi: Menjadikan desa lebih berdaya secara finansial.

Pusat Distribusi: Mempermudah akses logistik dan pangan bagi warga setempat.

Kesejahteraan Rakyat: Menciptakan lapangan kerja dan putaran uang di lingkup desa.

“Dengan sinergi yang solid antara pemerintah desa, pelaksana, dan masyarakat, kami yakin target 100 persen tahun ini bukan sekadar angka, tapi kenyataan yang akan membawa dampak kesejahteraan nyata bagi warga Mukomuko,” pungkas Dandim.

Andika Dwi Pradipta

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


  • Berita Mukomuko
  • Kabar Mukomuko Hari Ini
  • Berita Nasional Terbaru
  • Politik Bengkulu
  • Berita Hukum Mukomuko
  • Portal Berita Bengkulu
  • Berita Bengkulu
  • Informasi Mukomuko Terbaru
  • Berita Daerah Mukomuko
  • Mukomuko Mangimbau
  • Kabupaten Mukomuko
  • wp_footer(); ?>