Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow

6.342 Ton Pupuk Subsidi Digelontorkan ke Mukomuko

Daerah, Batuah-news.id – Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko mencatat adanya peningkatan alokasi pupuk bersubsidi pada tahun 2026.

Peningkatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan hasil tanam dan produktivitas petani di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman, menjelaskan bahwa sejak awal Januari 2026, sejumlah kelompok tani di berbagai kecamatan telah memulai proses pengolahan lahan dan penanaman.

Hal ini dilakukan seiring dengan distribusi pupuk bersubsidi yang sudah mulai berjalan sesuai jadwal.

“Untuk tahun 2026 ini, total pupuk bersubsidi yang dialokasikan ke Kabupaten Mukomuko mencapai 6.342 ton. Jumlah tersebut terdiri dari pupuk Urea, NPK, dan pupuk organik yang akan disalurkan secara bertahap kepada para petani yang terdaftar,” ungkap Hari Mustaman.

Ia menambahkan bahwa alokasi pupuk bersubsidi tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan riil petani di lapangan.

Penetapan jumlahnya juga mengacu pada Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang disusun oleh kelompok tani melalui proses berjenjang dan diverifikasi oleh petugas terkait.

“Data penerima pupuk subsidi ini bukan sembarangan. Hanya petani yang terdaftar dalam RDKK dan memenuhi persyaratan yang berhak mendapatkan pupuk tersebut. Kami ingin penyalurannya tepat sasaran agar benar-benar memberi manfaat bagi petani yang membutuhkan,” ujarnya.

Adapun harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi pada tahun ini ditetapkan sebagai berikut:

Pupuk Urea: Rp 1.800 per kilogram
Pupuk NPK: Rp 1.840 per kilogram
Pupuk NPK Formula untuk Kakao: Rp 2.640 per kilogram
Pupuk Organik: Rp 640 per kilogram

Dengan adanya peningkatan jumlah pupuk bersubsidi ini, pemerintah daerah berharap aktivitas pertanian di Mukomuko semakin produktif, baik untuk tanaman pangan utama maupun komoditas perkebunan.

Hari Mustaman menambahkan, pihaknya terus mendorong kelompok tani agar lebih aktif dalam menyusun dan memperbarui data kebutuhan pupuk melalui RDKK setiap tahun. Langkah ini penting agar penyaluran pupuk dapat dilakukan secara lebih akurat dan merata.

“Harapan kami, dengan ketersediaan pupuk yang lebih mencukupi, petani dapat meningkatkan hasil panen dan menekan biaya produksi. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendampingi mereka agar pertanian di Mukomuko semakin maju dan berdaya saing,” tutup Hari Mustaman.

Andika Dwi Pradipta

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *