Daerah, Batuahnews.id – Pemerintah Kabupaten Mukomuko memastikan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam wilayah berada dalam kondisi aman dan terkendali.
Hingga saat ini, tidak ditemukan indikasi kelangkaan BBM maupun antrean panjang di SPBU.
Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Mukomuko Nurdiana mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan koordinasi rutin dengan pihak Pertamina serta pengelola SPBU guna menjamin kelancaran distribusi BBM.
“Untuk stok BBM baik jenis Pertalite, Pertamax, maupun Solar, tersedia cukup di 5 SPBU yang ada di Kabupaten Mukomuko,” kata Nurdiana.
Diketahui SPBU yang ada di Kabupaten Mukomuko saat ini mendapatkan suplai BBM dari Kota Padang, Sumatera Barat. Dengan begitu ketersediaan BBM di Kabupaten Mukomuko berjalan dengan lancar.
Pemkab Mukomuko juga mengapresiasi kerja sama antara aparat kepolisian, Disperindag, dan pengelola SPBU dalam menjaga stabilitas distribusi dan mencegah potensi penimbunan BBM.
Menurut Nurdiana, pihaknya akan meningkatkan pengawasan terutama menjelang hari-hari besar atau lonjakan aktivitas masyarakat.
“Setiap SPBU mendapatkan kiriman suplai BBM sebanyak 16 hingga 24 ton perhari sehingga bisa dikatakan pasokan BBM di Kabupaten Mukomuko Aman,” ungkap Nurdiana.
Lanjut Nurdiana, meski begitu dengan keluarnya surat edaran dari Pertamina tentang pembatasan pembelian BBM untuk kendaraan roda 2 maupun roda 4 sehingga seluruh SPBU di Provinsi Bengkulu melakukan pembatasan pembelian tersebut, termasuk SPBU yang ada di Kabupaten Mukomuko.
Sehingga setiap kendaraan roda 4 hanya bisa membeli sebanyak 25 liter dan kendaraan roda 2 sebanyak 5 liter.
“Dengan adanya surat edaran ini tentunya diharapkan mematuhi SOP yang berlaku, yang mana setiap konsumen atau masyarakat yang mengendarai kendaraan roda 4 tetap menggunakan barcode setiap kali mengisi di SPBU,” pungkas Nurdiana.
Andika Dwi Pradipta

















