Daerah, Batuahnews.id – Berkesempatan tatap muka diskusi publik Bupati Mukomuko, Sapuan, dengan generasi Z (Gen Z) pada beberapa hari lalu.
Bupati Mukomuko, Sapuan, pun berbagi cerita serta pengalamannya sebelum memutuskan untuk terjun kedunia politik seperti saat ini.
Sapuan, dengan latar belakang profesional dalam dunia konsultan keuangan, sudah mulai meninggalkan Mukomuko sejak duduk dibangku SMP.
” Pembentukan karakter serta perjuangan itu dimulai sejak kita memisahkan diri dari orang tua kita terlebih dahulu,” ungkapnya.
Saat jauh dari keluarga, tinggal sebagang kara di negeri orang membuat kita terpacu dalam berjuang.
Tentu perjuangan untuk meraih suatu kesuksesan itu kita harus memiliki dasar pemgetahuan. Itulah pentingnya pendidikan bagi sosok Sapuan.
” Bahkan saat kuliah, saya itu sambil kerja. Pagi hingga sore saya bekerja, malam lanjut kuliah. Jangan cepat puas dari apa yang sudah kita capai, teruslah matangkan pengetahuan dengan selalu belajar,” imbuhnya.
Harapannya kepada gen Z Mukomuko khususnya, agar dapat mengasah mentalitas serta berinovasi melihat peluang dimana bisa mengeksplore sesuatu yang kita miliki.
Salah satu kuncinya jangan takut gagal, dan berani mencoba sesuatu yang baru. Karena setiap orang yang sukses rata-rata melalui proses yang cukup panjang.
” Bahkan kegagalan sekalipun itu bagian dari pelajaran yang sangat mahal. Tidak sedikit orang sukses karena awalnya juga merasakan kegagalan. Tinggal lagi kita mau belajar dari setiap kesalahan, untuk memperbaiki sehingga capaian yang kita inginkan tersampaikan,” sambungnya.
Dirinya juga mendorong agar gen Z melek terhadap politik. Karena setiap kebijakan dalam politik itu pasti berpengaruh pada nasib serta masa depan suatu daerah.
Gen Z juga diharapkan dapat berkolaborasi dengan pemerintah, untuk memajukan daerah ini. Tentu sesuaikan dengan bidang yang dikuasai.
” Kita sangat butuh ide-ide brilian dan kerjasama. Apa lagi saat ini sudah memasuki era digitalisasi. Sebenarnya banyak peluang yang harus kita liriki untuk pengembangan bersama. Tergantung lagi ke niat serta keseriusan kita,” pungkasnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Nugi, salah seorang anggota DPRD Mukomuko dari fraksi Perindo, beliau juga salah satu anggota dewan termuda saat ini.
Gen Z diminta tidak apatisme dengan politik. Karena politik adalah sesuatu yang dapat menentukan nasib bangsa kedepan.
” Jangan apatis, kita anak muda wajib paham politik. Karena politik salah satu penentu terbesar dalam arah penentu nasib kita. Mari kita bersama siapkan diri, berani sampaikan apa yang jadi aspirasi, tentu untuk kepentingan serta kebaikan kita bersama,” singkat Nugi.
Andika Dwipradipta

















