Daerah, Batuahnews.id – Setelah kabar duka yang menggegerkan masyarakat sekitar, dimana satu keluarga sebanyak empat orang meninggal dunia dalam waktu nyaris bersamaan. Kepala Desa Lubuk Sanai Mutriadi, langsung mengambil tindakan konkret dengan mengajak seluruh warganya untuk melaksanakan aksi bersih lingkungan yang akan dilaksanakan besok, Selasa (15/8).
Mutriadi saat dikonfirmasi mengaku telah menyebarluaskan informasi darurat tersebut kepada masyarakatnya. Selain aksi bersih lingkungan di rumah dan pekarangan masing-masing warga, Pemerintah Desa setempat juga akan melaksanakan fogging untuk membunuh nyamuk penyebar virus Aedes Aegypti tersebut.
“Fogging ini kita sudah koordinasi dengan Dinkes dan Polres Mukomuko. Alhamdulillah direspon dengan baik. Mungkin besok seluruh wilayah desa kita akan dilakukan fogging,” kata Mutriadi.
Baca Juga: Satu Keluarga Meninggal Dunia Nyaris Bersamaan, Diduga Akibat DBD
Sementara itu, aksi bersih lingkungan menurut Mutriadi, dilakukan untuk membasmi jentik nyamuk di sekitar pekarangan maupun di dalam rumah warga. Mengingat musim hujan seperti saat ini, banyak genangan air yang memicu perkembangan jentik nyamuk semakin cepat.
“Fogging itukan hanya untuk membunuh nyamuk dewasa. Jentik nyamuk yang jumlahnya lebih banyak itu lebih membahayakan kita. Untuk itu kami mengajak seluruh masyarakat kami, ayo sama-sama kita bersihkan lingkungan masing-masing. Jangan sampai musibah yang luar biasa seperti ini terulang kembali dengan masyarakat kita,” bebernya.
Tindakan preventif darurat juga telah dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Mukomuko Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes). Seluruh pekarangan warga dalam radius 100 meter dari rumah korban telah dilaksanakan fogging.
“Ini darurat dan bentuk kewaspadaan kita. Tadi Pak Kapolres dan jajaran, juga dari Dinkes turun langsung membantu. Semoga apa yang kita lakukan ini menjauhkan kita dari penyakit demam berdarah,” demikian Mutriadi.
(Red)

















