Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Nelayan Tradisional di Mukomuko Hadapi Musim Paceklik, Harga Ikan Naik

Daerah, Batuahnews.id – Saat ini sejumlah nelayan tradisional di Mukomuko menghadapi musim paceklik akibat hasil tangkapan belum kunjung normal.

Hal ini diakui seorang nelayan di Kelurahan Koto Jaya Kecamatan Kota Mukomuko, Japri. Dikatakannya, sebagian besar nelayan hanya bisa menunggu sampai laut kembali memberikan hasil tangkapan yang normal.

“Jangankan 100 kilogram (kg) hasil tangkapan ikan, mencari belasan kg saja, sudah sangat susah. Jikapun ada yang berhasil didapat, itupun ikan yang memiliki harga jual rendah, seperti ikan Belanak, ikan Manyung, dan anak Beledang,” kata Japri.

Senada disampaikan Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Warsima. Bahwa sampai saat ini sebagian besar nelayan yang tidak memiliki pekerjaan lain, selain mencari ikan, hanya bisa menunggu musim ikan tiba.

“Berkurangnya hasil tangkapan ini di karenakan kenaikan suhu bumi, yang menyebabkan ikan tidak berada di laut dangkal berpindah ke laut dalam. Selain itu, keadaan pasang surut air laut turut mempengaruhi perkembangbiakan ikan yang berada di perairan dangkal,” sampai Warsiman.

Penurunan produksi perikanan atau hasil tangkap tentu mengakibatkan harga ikan di pasaran juga menjadi mahal. Sementara pasar ikan di Mukomuko harus disuplai dari daerah lain seperti Kota Bengkulu dan Sumatera Barat (Sumbar).

(Andika Dwi Pradipta)

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *