Daerah, Batuahnews.id – Kabar baik hadir mengawali datangnya musim kemarau sekaligus pertanda musim hujan telah berakhir. Dinas Kesehatan (Dinkes) menyebut, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) melandai.
Kepala Dinkes Mukomuko Bustam Bustomo SKM menerangkan, kasus DBD yang sempat menghebohkan masyarakat beberapa waktu lalu telah berhenti. Bahkan laporan kasus pada awal September 2023 ini dinyatakan nihil.
“Alhamdulillah sudah melandai, bahkan nihil untuk bulan ini. Tentu kita sangat lega karena telah mengakhiri masa sulit ini,” kata Bustam di ruang kerjanya, Senin (4/9).
Menurutnya, DBD di Mukomuko bukanlah hal yang baru terjadi di daerah itu. Hampir di kala musim hujan tiba, pihaknya mengaku selalu mendapat laporan kasus.
“Tentu ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Kami selaku leading sector dalam hal ini, juga khususnya masyarakat kita, haruslah siap ketika kondisi basah dan musim hujan tiba. Agar kita selalu menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan kita,” sambung Bustam.
Dari laporan Dinkes Mukomuko tercatat, sebanyak 37 kasus DBD ditemukan di Mukomuko selama Januari hingga Agustus 2023. Sebanyak 3 orang dinyatakan meninggal dunia akibat terjangkit DBD selama periode ini.
“Meskipun demikian, bukan berarti kita bisa lengah. Dalam kondisi apapun, kesehatan kita tetaplah yang utama,” demikian disampaikan Bustam.
(Red)

















