Daerah, Batuahnews.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) seyogyanya tidak hanya merefleksikan perjuangan kemerdekaan. Melainkan bagaimana bangsa Indonesia secara bersama-sama mengisi kemerdekaan, saat ini maupun untuk masa yang akan datang.
Terlebih lagi, momentum HUT RI ke-78 ini, Kabupaten Mukomuko, khususnya Kecamatan XIV Koto dan beberapa wilayah lainnya tengah menghadapi ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD).
Salah satu tokoh masyarakat Kecamatan XIV Koto, Suharman, mengajak masyarakat memaknai peringatan HUT RI ke-78 ini dengan senantiasa merawat persatuan dan kesatuan. Ia juga mengajak untuk bergandengan tangan melawan wabah DBD yang tengah menghantui masyarakat.
“Tentunya ini momentum yang baik bagi kita untuk bergandengan tangan. Dengan persatuan, kekompakan dan rasa kekeluargaan, saya yakin kita akan mampu melawan berbagai ancaman yang datang. Termasuk ancaman DBD saat ini,” beber Suharman usai mengikuti upacara pengibaran bendera sang saka merah putih di lapangan upacara Desa Rawa Bangun, Kamis (17/8).
Bakal calon anggota DPRD Mukomuko Partai PAN ini juga mengatakan, masyarakat tidak boleh lengah dengan ancaman DBD yang belakangan semakin memburuk. Menurutnya, penting bagi masyarakat secara bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan agar dapat memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk penyebar virus.
“Ini tidak bisa kita lakukan secara sendiri-sendiri. Harus serentak bersama. Bagaimana membangun kesadaran kebersihan lingkungan. Ini juga sebagai bentuk perjuangan kita saat ini, kita berjuang bersama untuk tetap sehat dan bebas dari ancaman DBD,” kata mantan Kepala Desa Lubuk Sanai ini.
Di sisi lain, Suharman juga mengapresiasi seluruh petugas upacara yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik.
“Selamat dan sukses untuk seluruh petugas upacara yang bertugas hari ini. Terlebih kepada anak-anak kita pasukan pengibar bendera pusaka. Terimakasih telah mengibarkan sang saka merah putih dengan baik dan sukses,” demikian Suharman.
(Red)

















