Daerah, Batuahnews.id – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang diterima petani di Kabupaten Mukomuko kembali anjlok drastis, memicu keluhan dan keresahan di kalangan petani sawit.
Meski Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menetapkan harga jual tandan buah segar (TBS) kepala sawit untuk periode Juni 2025 yaitu Rp2.893 ribu per kilogram
Ketimpangan harga ini pun menjadi sorotan tajam dan menimbulkan pertanyaan besar: Mengapa harga TBS tidak berjalan sesuai ketetapan resmi?
Harga TBS yang ditampung dari masyarakat oleh Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) untuk terendah dibeli seharga Rp 2.440 perkilogram (kg) dan tertinggi Rp 2.570 perkilogram.
Adapun penurunan harga TBS ini bervariasi berkisar antara Rp 30 hingga Rp 40 per kg.
Yang membuat mereka makin resah, harga TBS di Kabupaten Mukomuko kini lebih rendah dibandingkan daerah tetangga. Seperti Kabupaten Bengkulu Utara yang saat ini mematok harga di kisaran Rp2.860 per kilogram dan yang paling rendah Rp 2.550 per kilogram.
Dijelaskan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Fitriani Ilyas memang adanya penurunan harga TBS sawit di beberapa pabrik sawit di Mukomuko.
“Penurunan harga TBS di Kabupaten Mukomuko mencapai Rp 40 per kilogram di beberapa perusahaan sawit,” ungkap Fitriani.
Lanjut Fitriani, terkait dengan harga TBS ini berdasarkan permentan no 1 tahun 2018 pasal 6 bahwasanya harga pembelian TBS ditetapkan oleh Gubernur Bengkulu serta pengawasan harga TBS juga dilakukan oleh Gubernur.
“Untuk Kabupaten kami hanya bisa berkoordinasi dan usulan ke Dinas TPHP Provinsi yang selanjutnya dinas terkait lah yang menindaklanjuti ke Gubernur,” pungkas Fitriani.
Berikut daftar harga TBS sawit di Kabupaten Mukomuko Rabu 25 Juni 2025:
PT. SAPTA 2.570/Kg
PT. USM, 2.540/Kg(-40)
PT. KSM 2.490/Kg(-40)
PT SAP. 2.440/Kg
PT. SSS 2.500/Kg(-30)
PT. MMIL 2.480/Kg(-40)
PT. KAS 2.460/Kg(-40)
PT. MPRA 2.530/Kg(-40)
PT. DDP, 2.540/Kg(-40)
PT. GSS 2.510/Kg(-40)
PT. BMK, 2.520/Kg(-40)
Andika Dwi Pradipta

















