Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Bukan Hanya DPRD Mukomuko, Ternyata BKD Juga Beli Iphone 17 Promax, Kepala Badan Bungkam

Daerah, Batuah-news.id – Setelah ramai jadi perbincangan anggaran untuk handphone jenis Apple dengan tipe seri tertinggi, yaitu Iphone 17 promax di Sekretariat Dewan Mukomuko.

Ternyata Badan Keuangan Daerah (BKD) Mukomuko juga sudah lebih dulu melaksanakan pengadaan handphone tersebut.

Total dengan pagu anggaran sebesar Rp 100.500.000 juta, dimana pelaksanaan kontrak sudah sejak bulan Januari 2026 lalu.

Hal ini tentu bertolak belakang dengan tagline Bupati Mukomuko, yaitu Mukomuko Maju Berkelanjutan. Dimana Bupati sudah mengingatkan seluruh perangkatnya fokus dalam efisiensi anggaran ini pada program yang bersifat urgent.

Seperti infrastruktur, pelayanan, dan kebutuhan dasar lainnya yang benar-benar langsung menyentuh ke masyarakat. Bukan malah menghamburkan uang daerah dengan hal-hal yang tidak ada sama sekali urgentnya.

Masalah ini langsung mendapat sorotan Aktivis Mukomuko, Saprin. Pihak BKD diminta untuk menjelaskan ke publik apa urgensinya pengadaan handphone yang harganya dapat membangun rabat beton ratusan meter tersebut.

” Pantauan kita dilapangan, ada salah satu OPD yang sudah mebelanjakan Pengadaan E-Catalog iPhone 17 Pro max. Ini adalah kebijakan yang sangat keliru dan melecehkan ekspetasi dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Apa lagi pengadaan ini dilaksanakan di tengah-tengah kebijakan efisiensi,” ungkap Saprin.

Ia meneruskan, pihak BKD Mukomuko juga harus menjelaskan secara spesifik status handphone tersebut, apakah akan dijadikan aset daerah atau untuk dihibah.

Kebijakan ini selain melukai hati rakyat juga dianggap cacat moral. Bahkan tak sedikit saat ini meminta Bupati Mukomuko untuk evaluasi Kepala BKD saat ini.

Harusnya seluruh OPD saat ini melakukan inovasi dan mencari anggaran lebih guna pembangunan daerah. Karena pasca kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat benerapa waktu lalu, seluruh daerah minus APBD.

” Satu sisi masih banyak masyarakat harus menahan lapar saat ini, sedangkan elite pemerintah mengedepankan gaya demi mendapatkan validasi dan hedonisme. Jadi sangat bertolak belakang dengan visi dan misi Bupati Mukomuko,” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi oleh tim Batuah-news.id ke Kepala BKD Mukomuko, Haryanto, melalui pesan pribadi, belum ada tanggapan dari yang bersangkutan. Pesan atau chat hanya di read (Baca) tanpa balasan.

Ringgo Dwi Septio

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *