Daerah, Batuahnews.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Mukomuko menghimbau kepada masyarakat daerah ini, terutama para wisatawan agar berhati-hati saat berkunjung pantai atau pinggir laut. Pasalnya Ubur-ubur Bluebottle (Phiysalia Utriculus)menyebar di sepanjang pesisir pantai Mukomuko.
Ubur-ubur ini mudah dikenali karena bentuk gelembung berwarna biru dengan tantakel panjang kebiruan. Hewan laut ini termasuk dalam ordo Siphinophora kelas Hydrozoa yang kerabatannya lebih dekat dengan karang api dan hidroid penyengat.
“Saya mendapat laporan dari Ketua RT 04 Kelurahan Koto Jaya, bahwa Ubur-ubur ini sudah banyak bertebaran dipinggir laut. Mulai dari perumahan nelayan sampai ke pantai abrasi. Ubur-ubur ini sangat berbahaya. Kalau dipegang bisa disengat. Reaksi dari sengatan bisa pingsan bahkan bisa meninggal dunia kalau jantung lemah,” kata Kadis Damkar Ramdani, SE melalui Kasi Pencegahan dan Inspeksi Mukomuko, Despardi, S.AP.
Masih disampaikan Despardi, bahwa sengatan ubur-ubur ini mengakibatkan bilur merah disertai pembengkakan dan nyeri sedang hingga parah. Gejala lokal ini dapat berlangsung selama 2 sampai 3 hari.
Gejala sistemik sangat jarang terjadi, tetapi dapat berpotensi parah meliputi mual, muntah, demam, peningkatan denyut jantung saat istirahat (tachycardia), sesak napas, atau kram otot perut dan punggung.
“Kami menghimbau kepada pengujung wisata agar berhati-hati membawa anak-anak. Harus kenali spesies ini karena banyak dijumpai di pinggir laut, seperti balon,” demikin Despardi.
(Ibnu Afdaldi)

















