Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Banyak ‘Orang Kaya’ Ikut Gunakan, Penyebab Kelangkaan Gas Melon di Mukomuko

Daerah, Batuahnews.id – Masyarakat khususnya kaum Ibu-ibu di Mukomuko kerap mengeluh akibat kelangkaan Gas Melon alias Elpiji 3 kg. Padahal menurut Disperindagkop UKM setempat, ketersediaan gas subsidi itu sangat mencukupi.

Bupati Mukomuko H. Sapuan, S.E., M.M., Ak., C.A., C.P.A., C.P.I, mengatakan kelangkaan gas subsidi 3 kg ini disebabkan oleh warga yang dikategorikan mampu (kalangan menengah ke atas/orang kaya, red) juga ikut menggunakan gas elpiji 3 kg ini.

“Saya menghimbau kepada masyarakat yang dikategorikan mampu untuk tidak lagi menggunakan gas elpiji 3 kg. Dikarenakan gas elpiji 3 kg ini diperuntukkan oleh masyarakat yang tidak mampu,” pinta Sapuan.

Pihaknya berharap agar masyarakat bisa bekerjasama sama untuk menekan kelangkaan Gas Melon.

“Untuk warga yang mampu, silahkan menggunakan gas yang non subsidi 15 kg atau tabung pink,” kata Sapuan.

Sementara itu, Plt. Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperinagkop-UKM) Kabupaten Mukomuko, Nurdiana, mengatakan, penggunaan gas elpiji 3 kg oleh masyarakat menengah ke atas di Mukomuko cukup tinggi. Ia menilai hal tersebut menjadi salah satu penyebab kelangkaan gas bersubsidi.

“Dari hasil monitoring kami ke pangkalan atau agen, ternyata sangat sedikit masyarakat yang ingin menggunakan gas non subsidi ini. Masyarakat yang mampu malah ikut menggunakan gas elpiji 3 kilogram,” pungkas Nurdiana.

(Andika Dwi Pradipta)

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *