Daerah, Batuahnews.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mukomuko, menyebut dalam bulan september 2024 akan menargetkan penyusunan dokomen kontijensi penanganan darurat bencana alam, gempa bumi dan tsunami.
Hal ini disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Mukomuko, Ruri Irwandi, ST bahwa pihaknya melaksanakan penyusunan dokumen rencana kontijensi yang fokus pada gempa dan tsunami.
“Tahap awal kemarin sudah kita action penyusunan dokumen rencana kontijensi, tahap kedua mulai hari ini penyempurnaan draf dokumen sampai jumat (20/9) lalu draf finalisasi dokumen disusun,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, setelah selesai penyusunan dokumen rencanan nanti, dan diteruskan dilakukan peningkatan ke peraturan bupati (Perbub) tentang dokumen rencana kontijensi gempa dan tsunami.
Menurut letak geografis, Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu diapit pada dua garis dan berada ditengah, antara zona lempeng Sesar Sumatera dan Megathrust. Dimana diketahui di bagian barat Mukomuko berhadapan langsung dengan samudera hindia, dan juga berada dititik zona Megathrust Mentawai- Pagai, yang berpotensi menghasilkan Magnitude 8.7 SR.
Sedangkan bagian timur Mukomuko, juga berhadapan dengan zona Sesar Sumatera, garisnya tepat berada di penggunungan bukit barisan yang berjajar dari Aceh hingga ke provinsi Lampung.
Tidak menutup kemungkinan, Mukomuko terancam dan berdampak gempa berkekuatan besar baik itu gempa darat maupun laut, yang berasal dari patahan lempeng besar itu.

“Dokumen ini nanti tidak kita saja yang miliki atau pedomani, nanti dokumen akan jadi milik Kabupaten Mukomuko, apa pembahasan nanti kita jadikan perbub, sehingga rencana kontijensi itu dibuat secara partisipatif, kolaboratif dan kesepakatan dari semua pemangku kepentingan,” beber Ruri.
Red/adv

















