Daerah-, Batuahnews.id – Tanah longsor yang terjadi di kawasan Sungai Manjunto Desa Pondok Panjang, Kecamatan V, Kabupaten Mukomuko mengancam 15 rumah di daerah tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mukomuko Ruri Irwandi mengatakan dalam upaya tersebut pihaknya terus melakukan analisis terhadap bencana tanah longsor tersebut.
“Ya dalam upaya dari kami, tentu kami akan memfasilitasi pengajuan status tanggal darurat untuk Penaganan longsor ini,” katanya.
Dijelaskan Ruri, untuk personel BPBD telah melakukan pengecekan sebagai mana untuk memastikan kondisi longsor di Sungai Manjunto, Desa Pondok Panjan
“Yang jelas BPBD memfasilitasi pengajuang tersebut, kami melihat kondisi longsor di Sungai Manjuto Desa Pondok Panjang, untuk teknisnya nanti di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan dan Balai Wilayah Sungai Sumatera VII,” ungkap Ruri Irwandi.
Ruri menjelaskan, personel BPBD Mukomuko telah melakukan pengecekan untuk memastikan kondisi longsor di Sungai Manjuto, Desa Pondok Panjang, Kecamatan V Koto.
Nantinya, lanjut Ruri, Dinas PUPR dan BWSS VII yang melakukan analisa teknis secara infrastruktur apakah dari analisa mereka itu menanganinya dengan tanggap darurat.
“Kami BPBD melihat apakah benar di kawasan tersebut apakah benar ini rawan harus perlu tanggap darurat, nanti analisa teknis mereka,” tutur Ruri.
Sambung Ruri, jika nanti secara teknis perlu dilaksanakan tanggap darurat, pihaknya nanti melakukan fasilitasi dan akan mengajukan kepada kepala daerah penetapan tanggap darurat itu.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko Apriansyah, mengatakan sebelumnya pihaknya telah berkomunikasi dengan BWSS VII Bengkulu.
Pihaknya memintas BWSS VII Bengkulu melakukan pembangunan pengamanan untuk mencegah longsor di Sungai Manjuto Desa Pondok Panjang tersebut.
“Kami sudah sampaikan kejadian longsor di Sungai Manjuto ke BWS Sumatera VII, kami minta mereka meninjau ke lapangan untuk segera melakukan tindakan pengamanan,” pungkas Apriansyah.
Terkait hal itu, ia berharap dengan adanya penyampaian tersebut ada tanggapan dari pihak BWS Sumatera VII untuk meninjau ke lokasi longsor di Sungai Air Manjuto.
Andika Dwi Pradipta/Adv

















