Daerah, Batuahnews.id – Puluhan mobil bahan bakar Bio Solar tampak mengantri disepanjang kawasan SPBU 24.383.22 Bandaratu. Hal itu, dikarenakan bahan bakar jenis Bio Solar yang baru saja masuk pada pagi Jumat (13/10) ini.
Dengan begitu, tak sedikit para driver truk ini mengeluh karena dikitnya pasokan solar yang masuk ke SPBU Bandaratu. Seperti yang disampaikan salah satu driver truk Imam Pratama belakangan ini sulit untuk mendapatkan bahan bakar jenis solar tersebut, hal ini membuat para driver kesulitan untuk beroperasi.

Dimana, saat ini hanya dua SPBU yang ada solar subsidi, yaitu Bandaratu dan SPBU Penarik.
“Dengan sulitnya mendapatkan solar ini, kami berharap kalau bisa dipermudah. Dimana, dari puluhan mobil truck mengantri ini ada juga yang harus memikirkan cicilan kredit mobil dan itu juga harus dibayar setiap bulannya. Selain itu, jika dua hari mobil tidak beroperasi juga membuat kami kesusahan untuk mencukupi kehidupan sehari-hari,” keluhnya.
Sementara itu, Manajemen SPBU 24.383.22 Bandaratu Ruslan Efendi mengatakan, bahwa pasokan bio solar subsidi di SPBU yang saat ini ia kelola dibatasi oleh Pertamina. Dimana, untuk kouta SPBU Bandaratu ini hanya menerima sebanyak 138 KL.
“Untuk kouta kita dari pertamina itu sebanyak 138 KL, jadi kami bagikan perbulannya itu sebanyak 48 KL. Dengan begitu, kami mengatur sehingga pasokan solar nantinya sampai dengan akhir tahun ini,” pungkas Ruslan.
Ibnu Afdaldi

















