Daerah, Batuahnews.id – Pemerintah Desa Sari Bulan memastikan bahwa pada tahun anggaran 2026 tidak ada kegiatan pembangunan fisik baru yang dapat direalisasikan.
Kondisi tersebut terjadi akibat keterbatasan anggaran desa yang dinilai sangat minim, sehingga prioritas belanja difokuskan pada program yang bersifat mendesak dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Kepala Desa Sari Bulan, Hermansyah, mengungkapkan bahwa salah satu rencana yang sebelumnya diharapkan mampu menjawab kebutuhan air bersih warga, yakni rehabilitasi sumur bor, juga belum dapat dipastikan pelaksanaannya.
“Rencana tersebut masih kami kaji ulang bersama tim teknis dan perangkat desa. Ada sejumlah faktor yang memengaruhi, di antaranya kenaikan harga material serta jasa teknis yang membuat perhitungan anggaran awal tidak lagi sesuai. Selain itu, sebagian besar Dana Desa juga terserap untuk program perlindungan sosial dan penanganan kemiskinan ekstrem melalui BLT,” ujarnya.
Ia menegaskan, kondisi ini memang tidak mudah bagi pemerintah desa maupun masyarakat. Namun, langkah penyesuaian harus diambil agar penggunaan anggaran tetap tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Kami memahami harapan dan kekecewaan warga, terutama terkait kebutuhan sumur bor. Tetapi pengkajian ulang ini penting agar pelaksanaan program tidak bermasalah di tengah jalan. Kami ingin setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, meski harus ditunda sementara,” tambahnya.
Pemerintah desa menyebutkan, untuk sementara waktu fokus akan diarahkan pada pemeliharaan aset yang sudah ada secara swadaya, sembari menunggu kondisi anggaran yang lebih stabil pada tahun berikutnya.
Fauzul Ahmad

















