Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Proyek Gudang Bulog Mukomuko Pindah Lokasi, Lubuk Pinang Jadi Kandidat Kuat

Daerah, Batuah-news.id – Rencana besar pembangunan gudang Bulog di Kabupaten Mukomuko dipastikan berganti arah.

Pemerintah daerah secara resmi membatalkan titik koordinat awal yang sebelumnya direncanakan di Desa Tanah Rekah, Kecamatan Kota Mukomuko.

Ada tiga alasan krusial yang mendasari pembatalan tersebut. Selain karena lokasinya yang berhimpitan dengan rencana pembangunan sekolah rakyat, area di Desa Tanah Rekah ternyata masuk dalam zona merah rawan bencana.

Selain itu, aksesibilitas lahan tersebut dinilai kurang strategis untuk mobilitas distribusi pangan dalam skala besar.

Sebagai gantinya, bidikan kini mengarah di Kecamatan Lubuk Pinang. Wilayah ini dianggap lebih ideal karena berada di jantung sentra produksi pertanian, sesuai dengan fungsi utama gudang Bulog sebagai pusat penyerapan hasil panen petani lokal.

Lahan seluas kurang lebih 3 hektar saat ini tengah disiapkan. Pemerintah daerah menitikberatkan pada aspek efisiensi logistik, gudang harus berada di titik tengah yang memudahkan petani mendistribusikan hasil gabah maupun beras mereka tanpa terbebani biaya angkut yang tinggi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mukomuko, Elxsandi Ultria Dharma, menjelaskan bahwa timnya saat ini sedang bergerak cepat di lapangan untuk memastikan lahan pengganti benar-benar memenuhi kriteria teknis.

“Saat ini kami masih dalam tahap pencarian dan verifikasi lahan yang sesuai dengan kriteria dari pihak Bulog. Salah satu titik yang sedang kami tinjau secara mendalam berada di Desa Arah Tiga, Kecamatan Lubuk Pinang,” ujar Elxsandi.

Pemerintah Kabupaten Mukomuko tidak ingin membuang waktu. Begitu lahan di Lubuk Pinang dinyatakan lolos verifikasi, langkah administratif akan segera dikebut agar pembangunan fisik tidak tertunda lebih lama lagi.

“Jika lokasi yang sesuai telah ditetapkan, pemerintah daerah akan segera mengajukan anggaran pembebasan lahan di APBD Perubahan tahun 2026. Ini adalah langkah awal yang wajib dituntaskan sebelum pembangunan fisik dapat direalisasikan,” pungkasnya.

Dengan perpindahan ini, diharapkan gudang Bulog nantinya tidak hanya menjadi bangunan fisik semata, tetapi benar-benar menjadi urat nadi ketahanan pangan yang mampu menjaga stabilitas harga dan menyerap hasil keringat petani di Kabupaten Mukomuko secara maksimal.

Andika Dwi Pradipta

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *