Daerah, Batuahnews.id – Pemkab Mukomuko melaksanakan Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJD) tahun 2025- 2045 bertempat di aula Bappeda, Selasa (26/3/2024).
Turut hadir dalam Musrenbang tingkat kabupaten ini, Bupati Mukomuko, H. Sapuan, SE,.MM.,Ak,.Ca,.CPA,CFI, Wakil Bupati Mukomuko, Wasri, Ketua DPRD Mukomuko, M Ali Saftaini, Gubernur Bengkulu, Forum Komunikasi Pempinan Daerah (Forkopimda), Kepala OPD dilingkungan Pemkab Mukomuko, 15 Camat, Kades, lurah, organisasi wanita, organisasi keagamaan, dan tokoh masyarakat.

Tujuan adanya musrenbang di tingkat kabupaten ini dalam rangka evaluasi dan proyeksi pembangunan RKPD pada tahun yang akan datang, sesuai pada usulan yang disampaikan oleh masyarakat mulai dari tingkat, desa, kecamatan.
Menurut data yang dipaparkan pada musrenbangkab itu, hasil evaluasi Pemkab Mukomuko pada tahun 2023 lalu, terhadap kinerja pereonomian daerah dapat disimpulkan bahwa laju pertumbuhan di Mukomuko mengalami trend positif.
Seperti pada sektor pertanian berperan penting dalam di Mukomuko dengan Distribusi PDRB menginjak pada angka 44,56 persen, sebesar Rp. 2,7 milyar lebih. Pada komponen dari sektor rumah tangga berkontribusi hingga Rp. 4,2 milyar.
Untuk kondisi kesejahteraan masyarakat, persentasi penduduk miskin dari tahun 2022 lalu, mengalami penrunan 0,68 persen.

Kemudian pada hasil kinerja pembangunan Sumber Daya Manusia, (SDM) sedikit mengalami kenaikan rata – rata 0,46 persen, dalam waktu lima tahun terakhir berdasarkan hasil survei meningkat 1,85 persen. Artinya dalam indeks pertumbuhan perkembangan SDM masih stagnan.
Sedangkan tingkat pengangguran terbuka trend fluktuatif dan cenderung menurun dalam tiga tahun terakhir. Lalu, untuk indeks Gini kabupaten mengalami stagnansi diangka 0,26 dua tahun terakhir.
Terkait dengan capaian pembangunan, total jalan kewenangan Kabupaten Mukomuko sudah mencapai 973 KM, pada tahun lalu juga mengalami kenaikan 11, 39 KM jalan dalam kondisi baik.
Jika dilihat dari evaluasi capaian indicator makro pembangunan tahun 2023 lalu, untuk ineks pembangunan bertarget 69,45 persen yang terealiasian tercapai 69,97 persen, dan persentasi penduduk miskin targer 11,1 persen tercapai 10,76 persen, tingkat pengangguran terbuka target 3,29 persen tercapai 3,14 persen.
Dimana laju pertumbuhan ekonomi dari target 4,9 persen tercapai 3,69 persen. Maka dari itu capaian yang disimpulkan mengalami trend positif meskipun ada beberapa dibawah target.

Disampaikan Bupati Sapuan, bahwa memberikan isu strategis Pemkab dalam peningkatan daya saing SDM, peningkatan aksesbilitas, dan konektivitas infrastruktur, peningkatan kualitas lingkungan hidup, dan peningkatan tata kelola pemerintahan yang professional. Selain itu ia mendorong seluruh pihak dapat berkolaborasi dalam percepatan transformasi ekonomi dan pertumbuhan ekonomi inklusif.
“Ini merupakan rencana jangka panjang untuk kabupaten Mukomuko kedepan. Tentu dalam RPJPMD ini, sesuai tugas kewenangan kita sebenernya sifatnya pelayanan dasar itu menjadi tanggung jawab kita pemerintah daerah. ini lah yang kita tuangkan untuk 20 tahun kedepan, sehingga nanti capaian – capaian ini menjadi evaluasi dipusat proses seberapa seriuskah kita daerah itu patuh terhadap regulasi tertinggi sesuai dengan tugas kewenangan kita pemerintah daerah,” katanya, saat diwawancara.
Ibnu Afdaldi/Adv

















