Daerah, Batuah-news.id – Masalah pengangguran masih jadi pekerjaan rumah yang serius bagi Pemerintah Kabupaten Mukomuko.
Menjawab tantangan itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Mukomuko sudah mematangkan strategi besar di tahun 2026.
Fokusnya jelas memoles skill anak muda lokal lewat program pelatihan di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK).
​Program ini bukan sekadar agenda rutin. Berkat sokongan dana dari Pemerintah Pusat, Disnakertrans bakal membuka empat pos pelatihan utama.
Sektor komputerisasi dan teknik kelistrikan jadi dua bidang yang diprediksi bakal paling diburu, mengingat kebutuhan industri saat ini yang serba digital dan teknis.
​Kepala Disnakertrans Mukomuko, Nurdiana, SE, MAP, menyebutkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan segala hal teknis agar informasi pendaftaran bisa segera sampai ke telinga masyarakat luas.
​”Kami tidak ingin pemuda kita hanya jadi penonton di daerah sendiri. Makanya, lewat BLK ini, kita genjot kemampuan praktis mereka. Informasi soal kapan mulainya akan segera kami sebar. Intinya, bagi yang mau serius belajar, siapkan diri dari sekarang,” ungkap Nurdiana.
​Langkah ini diharapkan mampu memutus rantai pengangguran yang seringkali terbentur masalah ketiadaan sertifikasi keahlian.
Nurdiana meyakini, dengan modal keahlian yang mumpuni, daya saing tenaga kerja lokal akan meningkat drastis.
Lanjut Nurdiana, ia menitipkan pesan optimis bagi para pencari kerja di Mukomuko untuk terus bergerak maju.
​”Anggaran sudah ada, wadahnya sudah kita siapkan. Sekarang tinggal kemauan dari masyarakat untuk mengambil peluang ini. Semoga ini jadi jalan pembuka bagi masa depan ekonomi keluarga yang lebih mapan di Kabupaten Mukomuko,” tutupnya.
Andika Dwi Pradipta

















