Daerah, Batuahnews.id – Jumat, 27/9/2024, tim gabungan yang terdiri dari Personil Polri , TNI, serta tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Air (BKSDA) Bengkulu menanggulangi konflik hewan liar di wilayah Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, membuahkan hasil.
Tim berhasil menangkap satu ekor buaya yang diduga berkeliaran di lahan perkebunan sawit warga.
Tentu dengan adanya keberadaan buaya tersebut di perkebunan sawit warga, membuat warga resah.
Untuk itu, pada hari Jumat, jajaran Resort KSDA Mukomuko dan Pos Air Hitam, serta dibantu Polsek Pondok Suguh, Polsek Teramang Jaya, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta Komunitas Masyarakat Peduli Penyu (KMPP) melakukan evakuasi buaya tersebut.
Kepala Resort KSDA Mukomuko, Damin mengatakan terkait dengan evakuasi ini merupakan laporan dari masyarakat bahwasanya buaya tersebut sering muncul di perkebunan sawit warga.
“Tentu kami melakukan evakuasi terhadap buaya ini, evakuasi ini merupakan langkah mencegah konflik antara hewan buas dengan warga,” katanya.
Lanjut Damin, sekitar pukul 10.45 WIB, tim sudah berhasil menangkap buaya yang cukup besar dengan cara menjeratnya menggunakan tali tambang.
Setelah ditangkap, buaya sepanjang 4,3 meter itu dievakuasi ke Pos Air Hitam untuk diamankan.
Proses evakuasi menggunakan kendaraan dinas Kepolisian yang menjadi mobil operasional Polsek Pondok Suguh.
“Sekitar jam sekitar jam 4 sore, buaya berhasil dievakuasi ke Pos Air Hitam,” ungkap Damin.
Andika Dwi Pradipta

















