Daerah, Batuah-news.id – Pemerintah Kabupaten Mukomuko resmi menyiapkan langkah rehabilitasi untuk Kantor Bupati yang telah dialokasikan dalam APBD 2026.
Meski anggaran sudah diketok, keterbatasan kondisi fiskal daerah memaksa pemerintah untuk memutar otak, perbaikan tidak akan menyentuh seluruh bangunan, melainkan diprioritaskan pada titik-titik kerusakan yang paling parah.
Salah satu fokus utama dalam proyek ini adalah menangani masalah kebocoran di sejumlah ruangan.
Langkah cepat ini dinilai krusial agar aktivitas birokrasi dan pelayanan publik tidak terganggu oleh kendala fasilitas yang rusak.
Hingga saat ini, proyek rehabilitasi tersebut telah memasuki tahap konsultasi perencanaan.
Pemkab Mukomuko sedang merampungkan dokumen teknis yang akan menjadi acuan utama saat pengerjaan fisik dimulai nantinya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Mukomuko, Marjohan, menjelaskan bahwa langkah renovasi bertahap ini adalah pilihan paling realistis mengingat kondisi keuangan daerah yang belum memungkinkan untuk renovasi total.
”Kami sudah anggarkan di APBD 2026. Karena kemampuan keuangan kita terbatas, maka sistemnya skala prioritas. Fokus kita adalah bagian-bagian yang memang sangat mendesak, terutama atap yang bocor dan kerusakan lain yang bisa mengganggu kerja pegawai,” jelas Marjohan.
Jika tidak ada kendala berarti, proses administrasi diharapkan rampung dalam waktu dekat agar pengerjaan di lapangan bisa segera dieksekusi.
”Sekarang posisinya sudah di tahap konsultan perencanaan. Target kami, pada Juni mendatang sudah bisa masuk tahap kontrak. Jadi, pekerjaan bisa langsung dimulai sesuai dengan draf perencanaan yang sedang disusun,” pungkasnya.
Andika Dwi Pradipta

















