Daerah, Batuahnews.id – Wakil Ketua II DPRD Mukomuko, dari fraksi partai Gerindra, Damsir, S.H. mengajak seluruh stakeholder bersinergi untuk bahu membahu menyukseskan jalannya Pemerintahan Kabupaten Mukomuko.
Ia menjelaskan, seyogyanya secara bersama-sama seluruh komponen harus mendukung serta menyelaraskan program-program dari pemerintah pusat hingga daerah.
Terutama dalam hal peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) sejak dini. Mulai dari anak sekolah ditingkat Paud hingga SMA sederajat.
Presiden RI, Prabowo Subianto, bersama Wakil Presiden RI, Gibran saat ini sudah mulai melakukan gerak cepat terhadap program makan bergizi gratis untuk anak sekolah.
Dimana hal ini sangatlah penting untuk pertumbuhan otak anak, kebugaran serta kesehatan fisik dalam mengikuti proses belajar di sekolah.
” Tentu kita sangat support program Presiden dan Wakil Presiden ini. Kita pun dari fraksi Gerindra siap kawal dan ikut serta menyukseskan program yang sangat baik untuk menumbuhkan SDM unggul,” jelas Damsir.
Damsir juga berharap, kepada Pemkab Mukomuko saat ini dapat melaksanakan simulasi secara mandiri, seperti yang dilakukan SMA Muhammadiyah Penarik beberapa waktu lalu.
Kenapa simulasi ini penting, karena dalam menyiapkan makanan bergizi ini, harus melibatkan banyak pihak. Terutama yang memang ahli gizi, dan memastikan kehigienisan makan.
Belum lagi masalah porsi, hingga standard lauk yang harus digunakan serta susunya. Pihaknya pun secara lembaga siap mendukung untuk menyukseskan program ini.
” Kami khususnya secara lembaga bukan hanya siap secara penganggaran, kami pun juga siap dalam fungsi pengawasan serta anggaran. Sesuai cita-cita Presiden kita, ini demi negara, dan demi menumbuhkan SDM unggul dimasa depan Indonesia,” pungksnya.
Masih dilanjutkan Damsir, ia berharap kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mukomuko dapat segera menyiapkan postur anggaran yang harus disiapkan.
Karena ada dua kemungkinan untuk menjalankan program ini, apakah nanti dicover oleh APBN semua, atau dibebankan ke APBD.
Jika pun nanti dicover oleh APBN melalui tambahan tranfer ke APBD Mukomuko tahun anggaran 2025 mendatang, setidaknya Pemkab sudah punya hitungan kebutuhan anggaran untuk di Mukomuko.
” Dinas Pendidikan harus cepat ini, karena ini akan berkaitan dengan anggaran. Kita juga harus punya hitungan kebutuhan di daerah kita berapa untuk program makan bergizi gratis sekolah dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mukomuko,” tutupnya.
Andika Dwi Pradipta

















