Daerah, Batuahnews.id – Penjaringan calon perangkat Desa Tanjung Alai Kecamatan Lubuk Pinang, tuai kritikan. Panitia seleksi (Pansel) dicurigai nepotisme ketika menetapkan penilaian terhadap peserta seleksi.
Hal ini diungkapkan warga setempat, Suryadi. Menurutnya, seleksi tersebut diduga ada kecurangan dari pihak Pansel maupun Pemerintah Desa.
Dikatakan Suryadi, tanpa bermaksud merendahkan peserta manapun, yang dinyatakan lulus diduga tidak memiliki pengalaman kerja dan tidak mampu mengoperasikan komputer sebagaimana yang dipersyaratkan.
“Kami menduga ada unsur nepotisme dalam seleksi ini. Sebab yang dinyatakan terpilih justru peserta yang menurut kami tidak sesuai kualifikasi yang dipersyaratkan. Seperti pengalaman kerja dan pemahaman komputer,” ujar Suryadi kepada Batuah News, baru-baru ini.
Mengenai hal ini, Suryadi mengungkapkan, pihaknya telah memberikan masukan kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat. Bahkan persoalan ini sudah ditengahi Pemerintah Kecamatan Lubuk Pinang, Senin (19/6).
“Pihak kecamatan merekomendasikan untuk dites ulang. Namun sampai hari ini nyatanya tidak merubah keputusan Pansel,” lanjutnya.
Ia kembali meminta ketegasan pihak BPD setempat selaku pemegang wewenang pengawasan untuk menganbil tindakan tegas.
Senada juga disampaikan Helik. Ia mengaku curiga terhadap proses seleksi yang dilakukan Pansel tersebut.
“Kalau memang yang lulus sudah ditentukan dari awal, untuk apa dilakukan seleksi terbuka? Langsung saja dilantik. Kan katanya memang kewenangan kades,” kata Helik.
Namun, hingga kabar ini diterbitkan, Batuah News belum mendapatkan tanggapan dari pihak terkait mengenai hal ini.
(Red)

















