Daerah, Batuah-news.id – Program bedah rumah tahun 2026 di Kabupaten Mukomuko kini memasuki tahap akhir proses administrasi.
Dari total usulan tahap pertama sebanyak 200 unit rumah, sebanyak 132 unit telah selesai diverifikasi dan tinggal menunggu proses pencairan anggaran.
Sementara itu, 68 unit lainnya saat ini masih menunggu terbitnya surat keputusan dari pemerintah pusat sebagai dasar untuk melanjutkan tahapan pencairan dana.
Program bantuan rumah layak huni tersebut menyasar masyarakat kurang mampu yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kota Mukomuko, Teras Terunjam, dan Air Manjunto.
Pemerintah daerah memastikan kuota penerima program tahun ini tetap sebanyak 200 unit sesuai alokasi yang telah ditetapkan sebelumnya.
Di tengah proses tahap pertama yang masih berjalan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Mukomuko kembali mengajukan tambahan program bedah rumah tahap kedua sebanyak 300 unit kepada pemerintah pusat.
Apabila usulan tersebut disetujui, maka total bantuan rumah layak huni yang diterima Kabupaten Mukomuko pada tahun 2026 akan mencapai 500 unit.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Mukomuko, Suryanto, mengatakan proses tahap pertama saat ini berjalan lancar dan telah memasuki tahap akhir.
“Untuk tahap pertama sejauh ini tidak ada kendala berarti. Tinggal menunggu mekanisme pencairan anggaran dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya terus berupaya memperluas cakupan bantuan melalui pengajuan tambahan 300 unit rumah pada tahap kedua.
Menurutnya, program bedah rumah bukan hanya fokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka rumah tidak layak huni serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Program ini juga menjadi salah satu langkah pengentasan kemiskinan melalui penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat,” tutupnya.
Andika Dwi Pradipta

















