Daerah, Batuahnews.id – Upaya Pemerintah Kabupaten Mukomuko dalam meningkatkan kualitas pendidikan mulai menampakkan hasil positif.
Melalui program revitalisasi sekolah yang digulirkan oleh Kementerian Pendidikan, sejumlah sekolah dasar dan menengah pertama di daerah tersebut kini tengah menikmati pembangunan dan pembenahan fasilitas belajar mengajar.
Sedikitnya, sembilan Sekolah Dasar (SD) dan tiga belas Sekolah Menengah Pertama (SMP) menjadi penerima manfaat program ini. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp20,4 miliar, terdiri atas Rp5,5 miliar untuk jenjang SD dan Rp14,9 miliar untuk SMP.
Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki bangunan sekolah, membangun ruang baru, serta melengkapi sarana pendukung seperti laboratorium, perpustakaan, dan fasilitas belajar lainnya.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, Ramon Hosky, ST, menuturkan bahwa proses revitalisasi berjalan sesuai rencana. Beberapa sekolah bahkan mencatat kemajuan yang cukup signifikan.
“Syukur alhamdulillah, dari seluruh sekolah penerima bantuan, sudah ada enam yang progresnya melewati angka 50 persen, baik dari segi pekerjaan fisik maupun realisasi keuangan. Sementara sekolah lainnya juga masih berjalan sesuai jadwal dan menunjukkan perkembangan yang baik,” ujarnya.
Ramon menambahkan, pelaksanaan program ini dilakukan secara terbuka dan melibatkan berbagai pihak. Pendampingan teknis diberikan oleh tim ahli dari Universitas Bengkulu, sementara pengawasan dilakukan secara ketat oleh pihak Kejaksaan dan instansi terkait lainnya.
“Peran kami di Dinas Pendidikan lebih pada fungsi koordinasi dan fasilitasi, terutama jika muncul persoalan terkait aset atau hal-hal prinsip lainnya. Untuk urusan teknis dan pengawasan, tanggung jawab sepenuhnya berada di tangan tim kementerian serta pendamping lapangan,” jelasnya.
Menurut Ramon, revitalisasi sekolah bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan kondusif bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Dengan hadirnya ruang kelas baru, laboratorium, serta perpustakaan yang representatif, diharapkan suasana belajar menjadi lebih nyaman dan produktif.
“Tujuan akhirnya adalah agar seluruh sekolah penerima dapat memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana yang selama ini masih terbatas. Kami ingin setiap anak di Mukomuko dapat menikmati lingkungan belajar yang lebih baik,” tutup Ramon.
Andika Dwi Pradipta

















