Daerah, Batuahnews.id – Sebelumnya pada tanggal 10 Juli 2024, telah terjadi insiden 2 orang warga Kecamatan Air Dikit tenggelam di Muara Telaga Biru Kecamatan Air Dikit Kabupaten Mukomuko.
Dimana sampai hari Selasa, 16 Juli 2024 pencarian terhadap 2 korban tersebut masih berlanjut
Pencarian terhadap 2 korban tersebut sudah memakan waktu selama tujuh hari yang mana belum mendapatkan titik terang terhadap 2 korban ini.
Adapun, upaya yang telah dilakukan oleh Basarnas dan tim gabungan dari hari pertama hingga hari ketujuh yaitu, pihak mereka melakukan penyisiran dan melakukan pencarian di 3 titik dari Muara Telaga Biru hingga Pantai Abrasi.
Selain itu juga, tim gabungan menggunakan drone berkekuatan terbang 7 kilometer untuk melacak keberadaan korban.
Kemudian, ada juga warga melaksanakan Sholat Gaib, Sholat Hajat dan Sholat Istikharah di pinggir pantai.
Sholat yang dipimpin langsung oleh Miftachul Huda Alhakimi atau biasa disebut Gus Huda, bertujuan meminta petunjuk dan pertolongan Allah agar 2 korban bisa cepat ditemukan.
Akan tetapi, upaya yang telah dilakukan oleh Basarnas, tim gabungan serta masyarakat belum mendapatkan tanda-tanda keberadaan 2 korban tersebut.
Kakansar Bengkulu Muslikun mengatakan untuk pelaksanaan operasi sesuai dengan Standar Operasi Prosedur (SOP) dilaksanakan selama tujuh hari, maka pada hari ini Selasa, 16 Juli 2024 merupakan pencarian terakhir terhadap 2 korban tersebut.
“Pencarian dibuka pada tanggal 10 Juli hingga pada hari ini 16 Juli 2024, terhitung sudah tujuh hari kita melakukan pencarian terhadap 2 korban, dan secara resmi kita tutup pencarian,” kata Muslikun.
Dilanjutkan Muslikun, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada tim sar yang terlibat dalam pelaksanaan pencairan terhadap 2 korban ini.
“Semoga dalam upaya yang telah dilakukan oleh tim yang terlibat dalam operasi menjadi amal ibadah, dan kami mengucapkan permohonan maaf apabila kami belum maksimal dalam hal korban yang belum ditemukan,” ungkap Muslikun.
Walaupun demikian operasi ini akan ditutup, apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, operasi akan dibuka kembali.
Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mukomuko Abdyanto mengatakan dalam pencarian hari terakhir ini, pihaknya memberikan berupa sembako terhadap orang tua korban.
“Dengan diberikan sembako ini untuk mendorong semangat kepada keluarga korban, dan semoga keluarga bisa menerima kejadian ini dengan ikhlas,” pungkas Abdyanto.
Andika Dwi Pradipta

















