Daerah, Batuahnews.id – Kamis (30/1) malam, pihak Polres Mukomuko berhasil mengindentifikasi terduga pelaku pengeroyokan di Bundaran Kota Mukomuko, Minggu (26/1) lalu.
Pelaku sebanyak dua orang langsung digiring ke Polres Mukomuko, untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas dugaan pengeroyokan terhadap warga Desa Teras Terunjam tersebut.
Berdasarkan keterangan dua orang terduga pelaku ini, berawal dari ketersinggungan. Karena korban tiba-tiba membentak para terduga pelaku yang saat itu berteduh di depan SMP Negeri 1 karena hujan.
Korban yang dikeroyok awalnya membentak para terduga pelaku dengan menyapa mereka saat itu sedang berteduh.
“Hoy, mau duel? Naik di motor ini,” ungkap Korban saat itu. Tak terima ditantang, para pelaku pun menyuruh korban turun,” kamu yang turun sini kalau berani,” jelas terduga pelaku pengeroyokan.
Setelah itu terjadilah cekcok, berujung salah satu korban yang memegang diduga botol minuman beralkohol mau menyerang, sontak para pelaku langsung melakukan pengeroyokan tersebut.
” Informasi sementara yang kami dapat karena kesalahpahaman, pengakuan terduga pelaku korban ini diduga dibawah pengaruh minuman alkohol. Sehingga ada perkataan yang menyinggung pelaku, pelaku mau dihajar dengan botol minuman, tak terima langsung memanggil teman-temannya, terjadilah pengeroyokan tersebut,” terang Pendamping, Weri Trikusumaria, S.H., MH.
Namun hal tersebut dibantah oleh pihak keluarga korban. Karena korban hanya awalnya berteduh di depan kantor pos sebelum kejadian.
Tiba-tiba sekelompok pemuda ini menghampiri lalu langsung melakukan penyerangan tersebut.
” Mereka tidak saling kenal, awalnya para korban ini cuma berteduh karena saat itu hujan. Tiba-tiba saja sekelompok ini menghampiri lalu terjadilah penyerangan tersebut,” ungkap Paman Korban, Nopiyanto.
Kedua orang terduga pelaku pengeroyokan ini ternyata masih dibawah umur. Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Mukomuko, Iptu Achmad Nizar Akbar.
” Untuk sementara yang kami amankan baru dua orang. Terduga pelaku ini benar masih dibawah umur, kami masih mendalami apa sebenarnya yang jadi pemicu sehingga terjadi pengeroyokan,” singkat Kasatres Polres Mukomuko.
Red

















