Daerah, Batuahnews.id – Program ketahanan pangan Desa Ujung Padang, Kecamatan Kota Mukomuko diduga merugi. Hal ini diakui Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Ujung Padang, Ones Prananda. Ia menyebut, hasil panen tidak sesuai dengan modal yang telah dikeluarkan untuk program tersebut.
“Sejauh ini, dikatakan gagal total tidak. Masih ada juga kelompok yang panen sekitar 25 kg. Namun tidak seimbang dengan modal yang sudah dikeluarkan,’’ kata Ones.
Pada tahun 2022 lalu diketahui, Pemerintah Desa Ujung Padang menganggarkan ratusan juta untuk program ketahanan pangan dengan membudidaya ikan lele. Sebanyak 52 ribu benih ikan lele disalurkan dan dikelola untuk tiga kelompok. Teknis penyalurannya, tahap pertama 26 ribu benih ikan lele dan tahap kedua 26 ribu.
“Sejauh ini baru satu kelompok yang melaporkan hasil pengembangan, kelompok yang lain belum ada laporan. Kabar terakhir, gagal panen karena benih ikan banyak mati diduga akibat keracunan air dan pakan,” sambung Ones.
Program ini menimbulkan perhatian masyarakat secara umum. Sebab program tersebut memakan anggaran yang cukup besar.
Terpisah, terkait hal ini Kades Ujung Padang Tarmizi, S.T enggan memberikan penjelasan.
“Langsung saja tanya ke TPK, saya sedang mengikuti acara di Bappeda,’’ kata Tarmizi melalui sambungan telepon.
(Andika Dwi Pradipta)

















