Daerah, Batuahnews.id – Terkait rencana pengalihan ruas jalan nasional Bandara Mukomuko-Desa Pasar Sebelah masih tahap pengajuan ke Kementerian Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR).
Jalan lintas yang berpapasan langsung dengan Bandara Mukomuko, bisa menyebabkan tengganggunya aktivitas penerbangan.
Disampaikan Plt. Kadis PUPR Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, ST. MT, pihaknya kini masih pengajuan ke pusat. Namun itu belum bisa teralisasikan tahun ini.
“Besar harapan kita hal ini menjadi skala prioritas pemerintah pusat, dibawah naungan Kementerian PUPR, dan Kementerian Perhubungan untuk perluasan bandaranya,” kata Apriansyah saat dikonfirmasi Batuahnews.id di ruang kerjanya, Selasa (14/2).
Dilanjutkan Apriansyah, untuk pengembangan Bandara sudah ada master plan dari Kementerian Perhubungan. Rencana ke depan Bandara ini akan dikelola dengan skala besar untuk kepentingan komersial.
“Pengalihan jalan nasional ini tidak segampang yang kita pikirkan. Kenapa? Aset yang sudah ada itu harus dihapus dahulu, lokasi baru yang disiapkan oleh pemerintah daerah itu juga belum memadai. Itu dikatakan layak untuk pondasi standar jalan nasional,” bebernya.
Apriansyah juga menyebutkan, pemerintah daerah saat ini masih keterbatasan anggaran daam pematangan lahan. Sebab anggaran yang akan dikeluarkan untuk pematangan lahan ini memerlukan dana yang besar.
“Jadi tahapan kedepannya memang panjang. Lahan yang disiapkan oleh pemerintah daerah itu selebar 20 meter, untuk pondasi dasar lahan pembangunan nasional,” demikian Kadis PUPR.
(Ibnu Afdaldi)

















