Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow

Pemkab Mukomuko Tanggap Serius Ancaman Megathrust dan Sesar Sumatera, Penyusunan Kontijensi Akan Segera Dimulai

Daerah, Batuahnews.id – Bentuk ancaman lempeng megathrust dan lempeng sesar sumatera, yang sekarang ini menjadi perhatian serius Pemkab Mukomuko. 

Pasalnya kedua lempeng ini berada di laut dan didarat, yang berpotensi memicu gempa besar dan tsunami. Diketahui Megathrust adalah daerah pertemuan antar lempeng tektonik Bumi yang berpotensi memicu gempa yang sangat kuat dan tsunami dasyat.

Sesar Sumatera atau juga biasa disebut dengan Patahan Semangko adalah bentukan geologi yang membentang di pulau Sumatera dari utara ke selatan, telatnya dimulai dari Aceh hingga Teluk Semangka di Lampung.

Adapun proses pembentukannya yang bermula dari tabrakan antara Lempeng Hinda Australia dan Sumatera, menjadikannya sesar yang sangat aktif di daratan Sumatera dan sering memicu gempa bumi yang bersumber dari darat.

Menurut letak geografis, Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu diapit pada dua garis dan berada ditengah, antara zona lempeng Sesar Sumatera dan Megathrust. Dimana diketahui di bagian barat Mukomuko berhadapan langsung dengan samudera hindia, dan juga berada dititik zona Megathrust Mentawai- Pagai, yang berpotensi menghasilkan  Magnitude 8.7 SR.

Sedangkan bagian timur Mukomuko, juga berhadapan dengan zona Sesar Sumatera, garisnya tepat berada di penggunungan bukit barisan yang berjajar dari Aceh hingga ke provinsi Lampung. 

Tidak menutup kemungkinan, Mukomuko terancam dan berdampak gempa berkekuatan besar baik itu gempa darat maupun laut, yang berasal dari patahan lempeng besar itu.

Dijelaskan Ruri Irwandi, ST Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mukomuko, bahwa BPBD akan segera membentuk tim dan melakukan rapat pembuatan dokumen rencana Kontijensi, dimana sebagai pedoman dalam penanganan darurat bencana.

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *