Daerah, Batuahnews.id – Beberapa lomba yang dilaksanakan dalam gelaran Festival “Kapuang Sakti Ratau Batuah” sepi peminat. Hal ini diduga akibat kegiatan tidak disiapkan secara matang oleh panitia penyelenggara yang dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mukomuko sebagai leading sector kegiatan.
Seperti lomba kesenian Kuda Lumping yang dilaksanakan pada hari ini, Selasa (21/02). Hanya ada tiga peserta yang mengikuti lomba tersebut. Sehingga semua peserta sudah bisa dipastikan keluar sebagai pemenang.
Sekretaris SMSI Kabupaten Mukomuko Yance Askomandala, menyayangkan keadaan tersebut. Menurutnya, perayaan HUT yang sudah beberapa tahun tidak digelar dalam bentuk event terbuka seperti tahun ini akibat pandemi Covid-19, harusnya bisa lebih meriah.
“Kita menilai pihak Panitia asal-asalan membuat kegiatan ini. Dari awal pembukaan saja sudah Nampak ketidaksiapan mereka. Masa seluruh organisasi dan asosiasi wartawan bisa tak diundang? Hari ini pun beberapa item lomba yang digelar juga sepi peserta,” kata Yance.
Ditegaskannya, dengan banyaknya permasalahan yang timbul dari rangkaian HUT Kabupaten Mukomuko ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah dalam hal ini Panitia Pelaksana tidak profesional dalam gelar acara ini
“Artinya acara ini tidak diminati oleh masyarakat. Akan sia-sia uang kita Rp. 1 miliar lebih untuk kegiatan yang katanya untuk menghibur rakyat ini, justru gagal memberi hiburan. Kita berharap kejadian ini bisa menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kabupaten Mukomuko kedepannya” demikian Yance.
(Red/SMSI Rilis)

















