Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1
previous arrow
next arrow
Daerah  

Kasus PMK, Jembrana, LSD di Mukomuko Hampir Tembus 1.000 Kasus

Daerah, Batuahnews.id – Sepanjang tahun 2024 lalu, wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), virus Jembrana serta virus Lumpy Skin Disease (LSD) terus menghantui ternak di Kabupaten Mukomuko.

Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, mencatat sebanyak 968 kasus yang menyerang ternak pada 2024 dengan rincian 772 ekor ternak terjangkit Jembrana, kemudian 149 hewan ternak terjangkit PMK, dan 47 hewan ternak terjangkit LSD.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Diana Nurwahyuni mengatakan kasus yang menyerang ternak ini tersebar hampir di seluruh kecamatan di daerah ini.

“Adapun faktor penyebaran virus ini biasanya 

ditemukan ternak yang didatangkan dari luar daerah sudah terjangkit virus dan menular ke ternak yang ada,” kata Diana.

Kemudian juga, faktor lain disebabkan oleh kurangnya kesadaran peternak dengan kondisi lingkungan dan kesehatan ternaknya.

Namun begitu,  Diana mengatakan pihaknya akan terus mengedukasi peternak untuk lebih waspada dan peduli dengan ancaman penyebaran virus tersebut. 

“Apabila ditemukan hewan ternak tersebut terjangkit PMK, segera nantinya menghubungi petugas kesehatan di wilayah masing,”ungkap Diana.

Lebih lanjut Diana, Balai Veterine Lampung sempat mendatangi Kabupaten Mukomuko, untuk melakukan pengujian sampel terhadap hewan ternak di Kabupaten Mukomuko.

Dimana Balai Veterine Lampung, mengambil sampel hewan ternak di beberapa lokasi di Kabupaten Mukomuko.

“Sebanyak 50 sampel yang diambil di Kelurahan Koto Jaya, Pondok Batu, Tanah Rekah, Ujung Padang dan Pasar Sebelah, semuanya suspek PMK,”jelas Diana.

Adapun sampel yang diambil hewan ternak ini memiliki gejala PMK seperti air liur berlebihan dan berbusa serta luka pada kuku.

Selain itu, pihaknya juga masih menunggu vaksin PMK yang sebelumnya telah diajukan ke Kementerian Pertanian.

“Kami usulkan sebanyak 20.000 dosis ke pihak Kementrian Pertanian Republik Indonesia, dimana pengusulan itu dilakukan untuk mengantisiapasi penyebaran virus PMK di Kabupaten Mukomuko,”pungkas Diana.

Andika Dwi Pradipta

Pasang-Iklan-Disini-Batuah-Top-dan-Bottom-Banner-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *